Chapter 9:

SANGKAKALA KE-TUJUH : SAAT YANG MENENTUKAN

This post is also available in: English Español

Banyak dari kita akan mati sebelum kita sampai ke sangkakala ke-7-tetapi jika kita dapat membuatnya itu lebih lama, sangkakala ke-7 merupakan saat yang menentukan. Bahwa ketika Babylonia itu jatuh, dan pemerintah Yahweh disiapkan. Meskipun hukuman cawan dan Armageddon masih terbentang di depan, dari titik ini ke depan, kerajaan Yahweh di bumi akan bertumbuh.

Dalam bab terakhir, kita melihat bagaimana ke-dua orang saksi Yahweh yang berusaha untuk membawa orang-orang agar bertobat selama dari bagian kedua masa pergolakan besar Ya’aqob. Namun mereka bukannya bertobat, tetapi orang-orang di dunia menewaskan dua orang saksi Yahweh itu, dan mengadakan pesta besar.

Hitgalut/Hazon (Wahyu) 11: 10
10 dan mereka yang tinggal di bumi bersukacita atas atas-nya dan bergembira. Dan mereka akan memberikan hadiah satu sama lainnya, karena ke-dua nabi tersebut disiksa orang-orang yang tinggal di bumi.

Yahweh ingin bahwa tidak ada yang binasa, tetapi ketika manusia membunuh ke-dua saksi-Nya, Yahweh melewatinya. Ketika utusan [malaikat] yang ketujuh itu membunyikan sangkakala, Babylonia dan kerajaannya jatuh, dan kemudian kerajaan Yahweh akan dideklarasikan.

Hitgalut/Hazon (Wahyu) 11: 15-19
15 Dan utusan ketujuh membunyikannya: dan ada datang suara-suara yang nyaring di shamayim [sorga], mengatakan, “Pemerintahan dunia ini telah menjadi kerajaan Penguasa[Yahweh] kita dan Mashiah-Nya, dan IA akan memerintah selama-lamanya!”
16 Dan kedua puluh empat tua-tua yang duduk dihadapan Elohim pada takhta mereka tersungkur dengan wajah mereka dan menyembah Elohim,
17 mengatakan: “Kami memberikan Engkau ucapan berterima kasih, O יהוה El Shaddai [Elohim Maha Kuasa], DIA yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, sebab Engkau telah mengambil alih ke-Mahakekuatan-MU dan memerintah.
18 ‘’Dan bangsa-bangsa marah, dan murka-MU telah datang, dan waktunya kematian dihakimi, dan pemberian pahala kepada pelayan-pelayan-MU para nabi dan kepada orang-orang kudus, dan kepada mereka yang membesarkan Nama-MU, kecil dan besar, dan untuk menghancurkan mereka yang menghancurkan bumi.”
19 Dan Mishkan [Bait] Elohim dibuka di shamayim [surga], dan tabut Perjanjian-Nya terlihat di dalam Mishkan [Bait]-Nya. Dan ada datang halilintar [petir], dan suara-suara, dan gemuruh, dan suatu gempa bumi, dan hujan es besar.

Kerajaan Yahweh ada dalam dua bagian aspek yang satu adalah dalam spiritual [rohani], sementara aspek yang lain adalah secara harfiah [yang terlihat fisik]. Ketika kita menerima Yeshua, dan menerima Roh-Nya, kita bergabung dalam kerajaan spiritual-Nya. Hal inilah apa yang Yochanan HaMatbil (Yohanes Pembaptis) sebutkan sewaktu ia katakan bahwa kerajaan Elohim adalah “di tangan” (yaitu, ditawarkan).

Marqos (Markus) 1: 14-15
14 Dan setelah Yohanan diserahkan, Yeshua tiba di Galil, menyatakan Kabar Baik Kerajaan Elohim,
15 dan berkata, “Waktunya telah genap, dan Kerajaan Elohim sudah dekat. Bertobatlah, dan percayalah dalam Kabar Baik.”

Yeshua memberitahukan kita bahwa aspek spiritual kerajaan-Nya ini “bukan datang dengan penelitian [penyelidikkan]” (yaitu, tidak terlihat dengan mata jasmani); melainkan, kerajaan spiritual-Nya ada dalam diri kita.

Luqas (Lukas) 17: 20-21
20 Dan telah ditanyai oleh orang-orang Farisi kapan kerajaan Elohim akan datang, Ia menjawab mereka dan berkata, “Kerajaan Elohim bukan datang dengan maksud diperlihatkan,
21 tidak akan mereka katakan, ‘Lihatlah disini!’ atau ‘Lihatlah disana!’ Karena lihatlah, kerajaan Elohim ada di tengah-tengah kamu.”

Namun akan datang juga waktunya ketika mereka yang menjadi milik kerajaan spiritual Yeshua akan membentuk lagi suatu kerajaan literal atau secara jasmaniah (seperti waktu Kerajaan Dawid dan Hizkia). Yeshua memberitahukan kita untuk berdoa dalam hal ini.

Mattithyahu (Matius) 6:10
10 Biarlah Kerajaan-MU datang, biarlah kehendak-MU dilakukan di atas bumi seperti di shamayim [sorga].

Dalam buku studi Nazarene [Nasrani] Israel tertera ada dua bagian kerajaan dalam Israel. Kerajaan selatan disebut Yehudah, dan kerajaan utara disebut Ephraim (alias Israel). Bangsa Ashshur [Syria] menaklukkan kerajaan utara Ephraim sekitar tahun 722 SM, dan itu tidak lagi menjadi sebuah kerajaan pada saat itu. Bangsa Romawi juga telah mendominasi kerajaan selatan Yehudah. Para nabi, bagaimanapun juga, semua katakan bahwa dua rumah [keluarga] akan lagi disusun kembali sebagai kerajaan literal [jasmaniah], dan bahwa mereka akan berkuasa dan memerintah. Inilah sebabnya mengapa para rasul meminta Yeshua jika Ia berencana untuk memulihkan kerajaan bagi Israel (yaitu, Yehudah dan Ephraim) pada saat itu.

Ma’aseh (Kisah Para Rasul) 1: 6-8
6 Oleh karena itu, ketika mereka datang bersama-sama, mereka bertanya kepada DIA, berkata, “Adon [Maha Guru], akankah Engkau saat ini memulihkan kerajaan bagi Yisra’el?”
7 Dan DIA berkata kepada mereka, “Itu bukan untuk kamu mengetahui waktu atau masanya yang mana Bapa telah menaruh ke dalam kekuasaan-Nya sendiri.
8 ‘’Tetapi kamu akan menerima kuasa bilamana Ruah ha’Qodesh telah datang atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-saksi-Ku di Yerushalayim, dan di seluruh Yahudah dan Shemeron [Samaria], dan sampai ke ujung bumi.”

Yeshua mengatakan kepada para rasul-Nya tidak perlu khawatir tentang waktu pemulihan kerajaan secara fisik, tetapi hanya untuk menjadi anggota yang baik dari kerajaan spiritual-Nya [hidup dalam Roh-Nya], dan melakukan seperti apa yang Roh itu arahkan, dan membiarkan Yahweh yang memikirkan sisanya-dan itu adalah nasihat yang baik bagi kita demikian juga. Namun Wahyu 11:15 menunjukkan bahwa kerajaan akan dinyatakan di sangkakala ke-7.

Hitgalut/Hazon (Wahyu) 11: 15
15 Dan utusan ketujuh membunyikannya: dan ada datang suara-suara yang nyaring di shamayim [sorga], mengatakan, “Pemerintahan dunia ini telah menjadi kerajaan Penguasa [Yahweh] kita dan Mashiah-Nya, dan DIA akan memerintah selama-lamanya!”

Akan terjadi keresahan sosial besar-besaran selama masa ini, karena semua instansi Babylonia dan pemerintah jatuh, dan digantikan oleh instansi Yahweh. Hal ini disebut sebagai “gempa bumi” dalam Kitab Wahyu 11:19.

Hitgalut/Hazon (Wahyu) 11: 19
19 Dan Mishkan [Bait] Elohim dibuka di shamayim [surga], dan tabut Perjanjian-Nya terlihat di dalam Mishkan [Bait]-Nya. Dan ada datang halilintar [petir], dan suara-suara, dan gemuruh, dan suatu gempa bumi, dan hujan es besar.

Hal ini juga ketika pengadilan surgawi Daniel 7:26 akan dilaksankan, mencabut kekuasaan Iblis, dan memberikannya kepada orang-orang kudus dari Yang Maha Tinggi.

Daniel 7:24-27
24 ‘Dan sepuluh tanduk itu adalah sepuluh penguasa [raja] dari pemerintahan ini. Mereka akan muncul, dan yang lainnya akan muncul sesudah mereka, dan itu berbeda dari yang pertama, dan itu merendahkan tiga penguasa [raja]
25 dan berbicara kata-kata menentang Yang Mahatinggi, dan membinasakan orang-orang kudusnya Yang Maha Tinggi, dan berniat untuk mengubah Waktu-Waktu Penetapan (perayaan-perayaan) dan Torah, dan mereka [orang-orang kudus] diberikan pada tangan mereka selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.
26 ‘Tetapi Pengadilan itu akan dilaksanakan, dan mereka akan mengambil kekuasaannya untuk dipisahkan dan untuk dihancurkan, hingga lenyap.
27 ‘Dan penguasa, dan pemerintahan, dan kebesaran pemerintahan di seluruh kolong langit, akan diberikan kepada orang-orang, orang kudus milik Yang Mahatinggi. Kerajaan-Nya adalah kerajaan yang kekal, dan semua pemerintahan akan melayani dan mentaati DIA.’

Hal ini juga dimana Daniel 2: 44-45 akan digenapi.

Daniel 2: 44-45
44 Dan pada zaman raja-raja ini Elah shamayim (Elohim) akan mendirikan suatu kerajaan yang tidak akan pernah dimusnahkan, juga kerajaan yang tidak akan diteruskan kepada orang lain – kerajaan itu menghancurkan dan mengakhirinya semua kerajaan-kerajaan ini, dan kerajaan itu akan berdiri selamanya.
45 Sebab kamu melihat bahwa batu itu dipotong dari gunung tanpa tangan, dan kerajaan itu menghancurkan besi itu, tembaga itu, tanah liat itu, perak itu, dan emas – Elah (Elohim) yang Maha Besar telah memberitahukan kepada raja-raja apa yang akan terjadi setelah ini. Dan mimpi itu benar, dan penafsirannya/interpretasinya dapat dipercaya.”

Hal ini juga dimana orang-orang kudus Yeshua mulai berkuasa dan memerintah di atas bumi, yang berkuasa atas bangsa-bangsa dengan tongkat besi yang sama yang Yeshua peroleh dari Bapa-Nya (Kitab Wahyu 2).

Hitgalut/Hazon (Wahyu) 2:26-27
26 ‘’Dan dia yang mengatasi (yaitu Israel), dan memelihara pekerjaan-pekerjan KU hingga akhir zaman, kepada dia AKU akan memberikan wewenang atas bangsa-bangsa —
27 dan dia akan mengembalakan mereka dengan tongkat besi, sebagai seorang pemilik benjana yang akan meremukkan, sebagaimana AKU juga telah menerima dari Bapa-KU.

Sama seperti meterai ke-7 yang memperkenalkan sangkakala-sangkakala tersebut, sangkakala 7 mengarah ke cawan penghakiman (penghukuman) pada Babylonia. Ini akan dicurahkan segera bergantian (dan mungkin hanya dalam 30 hari). Seperti yang akan kita lihat, kerusakan di Negeri Israel selama ini hampir keseluruhan. Meskipun manusia berpikir mereka menyelamatkan diri dari murka Yahweh, dengan membunuh dua saksi-Nya, mereka baru saja menembak jatuh mendadak penumpasan pada diri mereka sendiri-dan mereka tidak dapat melarikan diri.

Tas’loniqim Aleph (1 Tes.) 5: 1–3
1 Sekarang, saudara-saudara, untuk waktu dan musim, kamu tidak perlu untuk ditulis.
2 Karena kamu sendiri mengetahui dengan baik sekali bahwa hari יהוה datang seperti pencuri di malam hari.
3 Karena ketika mereka berkata, “Damai dan aman!” kemudian dengan tiba-tiba pembinasaan datang atas mereka, seperti kesakitan bersalin pada wanita hamil, dan mereka tidak dapat melarikan diri.

If these works have been a help to you and your walk with our Messiah, Yeshua, please consider donating. Give