Chapter 15:

Hukum Noachide dan Theology Pengganti

This post is also available in: English Deutsch

Shalom Saudara-i,

Saya mendapatkan banyak pertanyaan tentang hukum Noahide [Nuh]. Pada dasarnya, hukum Noahide adalah versi saudara Yehuda teologi pengganti.

Saudara2 Yahuda dengan benar mengidentifikasi kekristenan Roma sebagai theologi pengganti, dalam kekristenan Roma mengatakan bahwa Torah digantikan oleh Idaman Cinta Tanpa Hukum pada saat pengorbanan Y’shua. Ini adalah pelanggaran yang jelas terhadap Matius 5: 17-19.

Mattityahu (Matius) 5: 17-20
17 “Janganlah kamu menyangka, bahwa AKU datang untuk meniadakan hukum Torah dan kitab para nabi. AKU datang bukan untuk meniadakannya, melainkan (hanya) untuk menyelesaikan/menepatinya.
18 Karena AKU berkata kepadamu, sampai langit dan bumi berlalu, tidak ada satupun dari Torah yang akan ditiadakan/dihentikan, sebelum semuanya diselesaikan.
19 Oleh karena itu siapapun yang meniadakan/membuang salah satu dari perintah ini, dan mengajarkannya seperti yang demikian kepada orang-orang, ia akan disebut terkecil dalam Kerajaan Shamayim. Tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan Torah kepada mereka, ia akan disebut besar di Kerajaan Shamayim. ”
20 ‘’Karena AKU berkata kepada kamu, bahwa jika kebenaran kamu tidak melebihi dari para ahli kitab dan orang Pharisi, kamu sama sekali tidak akan masuk dalam kerajaan shamayim.

Namun, karena para rabi mengajar Talmud dan bukan Tanach, mereka menggunakan teologi Noachide untuk menyingkirkan nubuat-nubuat Tanach tentang kembalinya Yoseph dan Ephraim. Itulah sebabnya mereka terus-menerus salah mengidentifikasi bangsa Ephraim sebagai Noachides.

Gagasan di balik hukum Noachide adalah bahwa semua manusia turunan dari Noach (Nuh), dan oleh karena itu semua putra Nuh harus mematuhi hukum yang sama dengan yang diminta oleh Nuh untuk dipatuhi. Enam dari gagasan [ide] ini diambil dari Kitab Suci, dan dapat dibantah bahwa yang ketujuh adalah sisipan [tersirat]. Hal ini, oleh karena itu, adalah hukum-hukum Noachide para rabbi:

  1. Jangan menyangkal Elohim (tidak ada penyembahan berhala).
  2. Jangan membunuh.
  3. Jangan mencuri.
  4. Jangan terlibat dalam percabulan seksual.
  5. Jangan menghujat.
  6. Jangan makan binatang hidup (jangan makan daging yang diambil dari hewan saat masih hidup).
  7. Dirikanlah pengadilan dan sistem legal [hukum] untuk memastikan ketaatan terhadap hukum-hukum ini.

Sementara gagasan [ide] tentang hukum Noachide mungkin tampak sangat logis, mereka adalah theologi pengganti karena para rabbi menggunakannya sebagai pengganti nubuat tentang kembalinya Yoseph dan Ephraim. Ironisnya, mereka berdoa agar Yoseph dan Ephraim kembali setiap bulan, tapi mereka mengharapkan kita kembali sebagai Noachides yang telah menolak Y’shua – dan karena mereka mengharapkan kita untuk menolak Y’shua dan kembali ke rumah sebagai Noachides [anak-anak Nuh] mereka tidak dapat melihat bagaimana kita menggenapi nubuatan Tanach. (Mereka telah menggantikan pengharapan-Nya dengan harapan mereka sendiri). Jadi, sekali lagi dengan hormat, mereka telah membangun semangat untuk Elohim yang tidak sesuai dengan pengetahuan Tanach.

Romiyim (Roma) 10: 1- 4
1 Sesungguhnya saudara-saudara, keinginan hati-ku dan berdoa kepada Elohim untuk Yisra’el adalah untuk pembebasan.
2 Karena aku bersaksi bahwa mereka mempunyai semangat untuk Elohim, tetapi tidak sesuai dengan pengetahuan.
3 Karena tidak memahami kebenaran Elohim, dan mencari untuk mendirikan kebenaran mereka sendiri, mereka tidak menundukkan mereka sendiri kepada kebenaran Elohim.
4 Karena Meshiah adalah tujuan [sasarannya] Torah sampai pada kebenaran kepada setiap orang yang percaya.

Setelah meterai ke-6 Ephraim akan mulai mengangkat dirinya sebagai sebuah bangsa, dengan membentuk sebuah sistem untuk organisasi internal, kepemimpinan, dan pengadilan, konsisten dengan Tanach dan Brit Chadasha. Kami menjelaskan semua hal ini dalam Torah Government.

Amein.

If these works have been a help to you and your walk with our Messiah, Yeshua, please consider donating. Give