Chapter 11:

Bertanyalah Pertanyaan2 Dimana Anda Memberi Persepuluhan Anda

This post is also available in: English

Salah satu cara tubuh Meshiah itu bekerja adalah bahwa kita mengajukan pertanyaan di mana kita membayar persepuluhan kita. Ini memaksa tubuh itu untuk membangun dirinya sendiri dalam kasih (ayat 16). Ini adalah prinsip awal bagi semua orang percaya.

Ephesiyim (Efesus) 4: 11-16
11 Dan DIA sendiri memberikan beberapa sebagai para utusan/rasul, dan beberapa sebagai para nabi, dan beberapa sebagai para penginjil, dan beberapa sebagai para gembala dan para guru,
12 untuk menyempurnakan orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan untuk membangun Tubuh ha’Mashiah,
13 sampai kita semua telah mencapai kesatuan kepercayaan dan pengetahuan dari Putra יהוה, untuk menjadi manusia yang sempurna, kepada ukuran kedewasaan dari kesempurnaan Meshiah,
14 sehingga kita seharusnya tidak lagi menjadi anak-anak, yang terhempas-empas dan picik oleh sekitar setiap angin pengajaran, oleh tipu daya manusia, di dalam kecerdikan, kepada kelicikan yang membawa kesesatan,
15 tetapi, peliharalah kebenaran itu di dalam kasih, kita bertumbuh didalam seluruh aspek kedalam DIA yang adalah sebagai kepala, Mashiah,
16 dari keseluruhan Tubuh, hubungkanlah dan rajutlah bersama-sama dengan setiap apa yang persediaan bersama, sesuai dengan pekerjaan dimana masing-masing bagian melakukan bagiannya, menyebabkan pertumbuhan Tubuh bagi pembangunan itu sendiri didalam kasih.

Rantai akuntabilitas [keadaan yang untuk ditanggungjawabkan] itu penting. Begitulah bagaimana kerajaan itu bekerja.

Jika seorang anak bertanya kepada ibunya sebuah pertanyaan Kitab Suci, dan dia tidak tahu, dia bisa bertanya kepada suaminya. Jika dia tidak tahu, dia bisa bertanya kepada diakennya (kepada siapa dia membawa persepuluhannya). Sementara diaken membawa semua persepuluhan kepada para penatua, asasnya tetap sama: siapapun yang kita beri persepuluhan kita bertanggung jawab untuk mendapatkan jawaban yang benar atas pertanyaan Kitab Suci kita. Mereka juga diharuskan TIDAK menghabiskan sumber daya yang sangat terbatas untuk menjawab pertanyaan dari orang-orang yang tidak berkontribusi [menyumbangkan], karena semua bagian tubuh perlu berkontribusi, agar dianggap sehat, bersemangat, dan hidup.

Banyak orang Mesianik yang keluar dari Gereja Kristen, di mana mereka membayar persepuluhan mereka dan diajarkan kebohongan. Ada yang bilang mereka tidak mau membayar persepuluhan mereka karena mereka takut disalahgunakan. Menahan persepuluhan Yahweh kelihatannya seperti selimut pengaman bagi beberapa orang. Namun, itu bukan Torah, dan itu tidak benar.

Yeshua itu jelas bahwa kerajaan Elohim lebih penting bagi kita, daripada uang kita.

Mattithyahu (Matius) 6: 19-21
19 “Janganlah menyimpan bagi dirimu sendiri harta-kekayaan diatas bumi, dimana ngengat dan karat menghancurkan dan dimana pencuri membongkar serta mencurinya,
20 tetapi simpanlah bagi dirimu sendiri harta-kekayaan di shamayim, dimana tidak ada ngengat dan karat yang menghancurkan dan dimana tidak ada pencuri membongkar serta mencurinya.
21 Karena dimana harta-kekayaan-mu berada, di situ juga hatimu berada.”

Jika kelihatannya memberatkan untuk memberi persepuluhan, kita bisa bertanya kepada diri sendiri apakah kita mencintai Elohim seperti yang kita kira sudah kita lakukan.

Yohanan Aleph (1 Yohanes) 5: 1-5
1 Setiap orang yang percaya bahwa ישוע ha’Mashiah telah lahir dari Elohim, dan setiap orang yang mengasihi DIA yang telah juga melahirkannya, dia juga mengasihi dia yang telah dilahirkan dari DIA.
2 Dengan ini kita mengetahui bahwa kita mengasihi anak-anak Elohim, bilamana kita mencintai יהוה, dan mematuhi Perintah-Perintah-Nya.
3 Karena ini adalah kasih bagi יהוה, bahwa kita mentaati Perintah-Perintah-Nya, dan Perintah-perintah-Nya itu tidaklah berat,

Seperti yang tertera pada studi lainnya, persepuluhan adalah persyaratan tingkat pemula. Itulah sebabnya jika Perintah-Perintah-Nya tampak memberatkan, maka kita tidak termasuk didalam tempat kudus-Nya. Orang Kristen tampak bingung dengan hal ini, karena prinsip ini tidak selalu diikuti. Namun, hal itu harus diikuti atau kerajaan Meshiah tidak bisa berfungsi. (Dan bahkan jika bisa, itu masih tidak benar.)

Sistem itu mempunyai suatu pembentukkan bagian struktur integral [keutuhan] pemuridan, untuk para murid. Sistim kedisiplinan adalah jika kita tidak mendapatkan kebutuhan kita, atau jika tidak ada pelayan atau penatua yang berkualitas di dekat kita, kita bisa melewati level. Misalnya, beberapa orang tidak memiliki penatua atau pelayan di dekat mereka, jadi mereka memberi perpuluhan langsung kepada Nazarene Israel, karena di situlah mereka diberi makan. Mereka juga bisa mengajukan pertanyaan dan menerima konseling. Meskipun saya tidak memiliki waktu sebanyak diakon normal untuk memperhatikan perkembangan pastoral mereka, sampai saya bisa memberi mereka sesuatu yang lebih baik, pekerjaan saya adalah untuk memenuhi kebutuhan mereka sebaik mungkin (sebagai diaken mereka) .

Jika orang merasa bahwa mereka tidak mendapatkan jawaban yang benar, mereka juga bisa mencari orang lain, siapa yang akan memberi mereka jawaban yang benar. Namun, yang pergi keluar perlu memastikan mereka pergi keluar untuk alasan yang benar, dan bukan hanya untuk “gereja berjalan.”

Kebijaksanaan prinsip ini adalah memaksa setiap orang untuk menemukan tempat di mana mereka dapat memberikan pelayanan terbaik mereka (dan di sanalah mereka harus membayar persepuluhan mereka). Karena pada akhirnya, kita tidak di sini hanya untuk belajar, kita di sini untuk belajar agar bisa melayani.

Hazon / Hitgalut (Wahyu) 22: 12
12 “Dan lihatlah, AKU akan datang dengan segera, dan penghargaan/pahala-KU ada bersama dengan AKU, untuk diberikan kepada setiap orang sesuai dengan pekerjaannya.”

Nenek moyang kita mempunyai suatu pertanyaan, untuk membantu mereka menentukan apakah seorang pria itu serius dengan imannya atau tidak. “Apakah dia menaruh uangnya di mana ucapan-nya?” Jika dia melakukannya, layani dia. Dan jika tidak, bantulah dia untuk datang kedalam suatu hubungan persekutuan yang dapat dipertanggungjawabkan dengan Sang Guru. Dengan cara ini kerajaan bertumbuh. Dengan cara ini pula kita melayani Suami dan Raja kita.

Dibutuhkan kedisiplinan untuk menjadi seorang murid. Kita mulai dengan membuat langkah kecil, dan kemudian mendorong diri kita untuk berbuat lebih banyak. Itulah mengapa Rasul Sha’ul mendorong semua orang dalam Ketersebaran [Perantauan] untuk menyisihkan [menabung] sesuatu pada hari pertama dalam seminggu (dengan asumsi mereka tidak membayar tiga persepuluhan).

Qorin’tiyim Aleph (1 Korintus) 16: 1-2
1 Dan mengenai kolekte (persembahan) untuk orang-orang kudus, kamu harus melakukan seperti yang aku perintahkan kepada jemaat-jemaat di Galatia;
2 Mengenai salah satu dari Shabbath, biarlah masing-masing kamu menyisihkannya, menyimpan setiap hasil yang menguntungkan (berkat), sehingga ketika aku datang tidak ada persembahan.

Ini adalah perintah Kitab Suci yang harus dimana semua murid menyimpannya dalam hati, jika kita ingin menyenangkan Suami kita. Begitulah bagaimana Kerajaan-Nya dipicu.

If these works have been a help to you and your walk with our Messiah, Yeshua, please consider donating. Give