Chapter 1:

Meninggalkan Gereja di Belakang

Tinggalkan Gereja di Belakang

Beberapa orang orang bertanya kepada saya apa perbedaannya antara Messianic dan Nazarene Israel. Biasanya saya mencoba untuk menjawab pertanyaan itu secara pribadi, karena saya tidak ingin memberikan pelanggaran yang tidak perlu. Namun, sejak saya mendapatkan beberapa kali pertanyaan itu dalam seminggu, jadi sekarang saya harus mengatakan sesuatu secara terbuka. Jadi di sini adalah pemahaman saya tentang perbedaannya.

Para rasul milik kelompok/Sekte atau Aliran dari orang Nazarene/Nasrani.

Ma’asei (Kisah Para Rasul) 24: 5
5 “Sebab kami mendapatkan orang ini sebagai pembuat onar, dan yang menggerakan pertikaian di antara semua orang Yahudi di seluruh dunia, dan ia adalah seorang tokoh dari sekte orang Nazarene/Nasrani.”

Seperti yang sudah dijelaskan di Nazarene Israel, “Sekte/Aliran” orang Nasrani masih menjadi bagian dari bangsa Yisra’el seperti halnya sekte/aliran orang Farisi (Ortodoks), dan orang-orang Saduki (Karaites). Perhatikan bahwa Shaul (Paulus) mengatakan kepada kita bahwa dia masih percaya (dan dipatuhi) segala sesuatu yang telah ditulis di dalam Torah (Hukum Mosheh), dan kitab para nabi.

Ma’asei (Kisah Para Rasul) 24:14
14 “Namun aku mengakui hal ini kepadamu, bahwa menurut Jalan yang mereka sebut sekte, demikianlah aku menyembah Elohim leluhurku, dan percaya segala sesuatu yang tertulis di dalam Torah dan kitab para nabi.”

Seperti yang sudah dijelaskan di Nazarene Israel, setelah abad pertama, Yahweh mulai mengizinkan uskup Roma untuk meninggikan dirinya, yang akhirnya menciptakan Kepausan. Kemudian Kepausan melanjutkan untuk membasmi sekte ? atau aliran asli Nazarene/Nasrani Yisra’el, dan menggantikannya dengan yang kemudian menjadi kepercayaan/iman Katolik (harfiah, “Universal”. Salah satu alasan Yahweh membiarkan hal ini terjadi adalah karena Kekaisaran Romawi akan mampu menyebarkan keyakinan tanpa PeraturanNya/Torah (Lawless) dalam Meshiah Yahudi dengan cepat menjangkau dunia dan lebih cepat daripada mematuhi Torah dari iman/kepercayaan Nazarene Yisra’el, iman yang pernah mampu untuk menyebar di antara bangsa lain. orang-orang Katolik sebenarnya “Orang terkemuka Nazarene Yisra’el” jadi bisa dikatakan (“hanya 1/3 kebenaran asli”).

Di Nazarene Israel kami juga menjelaskan bahwa setelah Martin Luther dipublikasikan yang terkenal dengan 95 skripsi di pintu gereja Katolik di Wittenberg, Yahweh membangkitkan kaum Protestan, IA memberikan kepada siapa “bagian dari pemberi hukum” (yaitu, kemampuan untuk mengatur halachah ). Lalu, beberapa ratus tahun kemudian, Yahweh membangkitkan Advent Hari Ketujuh, yang membawa kembali hari Shabbath dan perayaan-perayaanNya. (Yahweh juga memiliki World Wide Gereja Tuhan melakukan hal ini, seperti beberapa kelompok lainnya) Namun pemahaman bahwa “orang-orang Kristen pada dasarnya sudah kehilangan ke-Yisra’el-annya (kehilangan atribut-atribut Yisra’el), dan diperlukan untuk kembali ke Torah” yang sudah lemah; dan untuk mengembalikan kesadaran ini, Yahweh membangkitkan gerakan Messianic orang Yisra’el. Sampai hari ini, Messianic Yisra’el membantu orang-orang milik Yahweh memahami bahwa mereka benar-benar sepuluh suku kaum Yisra’el (Ephraim) yang terhilang. Ini adalah suatu yang menakjubkan, bukan ! diberkatilah !.

Jika kita mau menerimanya, kita mungkin membayangkan sejarah pemulihan bangsa Yisra’el (dari suku Ephraim) identitasnya antara orang-orang percaya dengan lajur tabel yang sederhana ini.

Kepausan Katholik >> Kaum Protestant >> Advent Hari ke Tujuh >> WWCG >> Kaum Messianic.

Ini luar biasa untuk diketahui bahwa kita adalah termasuk bangsa Yisra’el, dan bahwa kita dipanggil untuk mempertahankan Torah; tetapi itu bukanlah akhir dari semuanya. Kita masih perlu untuk mengatur kembali sesuai dengan prinsip-prinsip lima jenis pelayanan untuk melaksanakan Amanat Agung. Selanjutnya, kita juga perlu mengembalikan perihal yang menyatukan kesatuan tubuh rasul-rasul untuk dipraktekkan kembali pada abad pertama: dan ini adalah di mana Nazarene orang Yisra’el masuk.

Seperti yang sudah dijelaskan di Nazarene Yisra’el, mereka yang percaya kepada Yeshua sebagai Meshiah diselamatkan.

Yochanan (Yohanes) 3:16
16 “Karena Elohim begitu besar kasihNya kepada isi dunia ini, sehingga IA memberikan Putra-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”

Tetapi, seperti yang sudah dijelaskan juga di Nazarene Yisra’el, kata “percaya” tidak berarti bahwa kita hanya harus “berpikir” bahwa Yeshua adalah Meshiah (dalam pengertian intelektual): tetapi pengertiannya bahwa kita harus benar-benar mati untuk keinginan kita sendiri (karenan ada kuasa Roh), dan harus ada perubahan didalam kehidupan rohaninya. dan kita perlu untuk menaati apa yang kita sudah ketahui; dan jika kita tidak benar-benar mentaati apa yang kita telah pelajari, maka tidak akan ada transformasi spiritualnya yang nyata, dan oleh karena itu murka Elohim tetap ada pada kita.

Yoh 3:36 Siapa yang percaya didalam Putra memperoleh kehidupan kekal; dan siapa yang tidak mematuhi Putra tidak akan melihat kehidupan, tetapi murka Elohim tinggal bersamanya. ” BGT  Yoh 3:36 ὁ πιστεύων εἰς τὸν υἱὸν ἔχει ζωὴν αἰώνιον· ὁ δὲ ἀπειθῶν τῷ υἱῷ οὐκ ὄψεται ζωήν, ἀλλ᾽ ἡ ὀργὴ τοῦ θεοῦ μένει ἐπ᾽ αὐτόν.

Kata Yunani “apeithoon” (ἀπειθῶν), dan itu memiliki arti sebagai “tidak mentaati.” Itu juga mengartikan bahwa alasan yang nyata kita tidak patuh, apakah kita tidak sungguh-sungguh percaya (sebagaimana Yahweh mempersamakan “Percaya dan Penaatan).

NT: 544 apeitheo (ap-i-theh’-o); dari NT: 545; untuk tidak percaya (dengan sengaja dan Dengan tanpa alasan): KJV – tidak percaya, tidak taat, tidak mentaati, tidak beriman.

Bahasa Aramik Peshitta mengartikan maknanya dengan benar.

MGI  Yoh 3:36 Siapa yang tidak percaya didalam Putra tidak akan mendapatkan kehidupan kekal dan siapa yang tidak mentaati Putra tidak akan melihat kehidupan. Kebalikannya murka Tuhan akan terus melawan dia.” (John 3:36 MGI)  PEH John 3:36

מן דמהימן בברא אית לה חיא דלעלם ומן דלא מתטפיס לברא לא נחזא חיא אלא רוגזה דאלהא נקוא עלוהי׃

Ketika kita diselamatkan, kita menjadi wajib militer dari tentara Yahweh. Dan seperti halnya di dalam semua kekuatan sukarelawan, apa yang kita dapatkan adalah kesempatan untuk melayani dan berkorban. Kita mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan dan menyaksikan bagaimanaYahweh kita mengasihi DIA. Dan Yahweh mengetahuinya.

Jika anda ingin menyenangkan saya sedikit, saya ingin memberitahu anda tentang salah satu pengalaman masa kecil saya, karena saya pikir itu dapat membantu menjelaskan visi Yahweh yang telah diberikan kepada saya untuk Nazarene Yisra’el, sebagai suatu kerjasama, upaya team sukarelawan.

Ketika saya masih remaja, saya bergabung dengan sebuah kelompok pencarian dan penyelamatan yang disebut Civil Air Patrol. Itu jauh dari organisasi yang sempurna, tapi kami melakukan banyak hal untuk menolong pekerjaan-pekerjaan baik. Kami mencari dan menolong pesawat yang jatuh, juga kami mencari pejalan kaki yang tersesat dan hilang. Kami menawarkan diri juga untuk berbagai kegiatan di masyarakat yang juga banyak dari kita, Patroli Udara Sipil menjadi seperti keluarga kedua. karena semua teman-teman kita berada di sana.

Kami semua para sukarelawan di Patroli Udara Sipil, dan semuanya menawarkan diri. Kami membayar sendiri untuk keperluan pelatihan dll, dan kami juga membayar sendiri semuanya untuk pergi dalam misi pencarian dan penyelamatan. Kami membeli seragam sendiri, bahkan membeli makanan sendiri, dan membayar sendiri untuk transportasi. Oleh karena itu jelas harus ada beberapa bentuk kepemimpinan dalam organisasi untuk dapat berjalan dengan lancar, disamping itu kami membayar iuran keanggotaan untuk mendanai kantor pusat pemerintah dan nasional. Meskipun kami hanya “orang bukan percaya,” dengan sedikit-atau-tidaknya ada pengetahuan tentang Kitab Suci, itu jelas bahwa ini harus dilakukan.

Motto kami dalam Patroli Udara Sipil adalah, “kami lakukan hal-hal ini supaya orang lain bisa hidup,” dan kami berkorban dalam waktu maupun financial kami, karena untuk menyelamatkan nyawa manusia. Dan sementara saya tidak dapat bicara untuk orang lain, saya tahu bahwa saya tidak pernah menyesalkan hal itu. saya senang melayani di Patroli Udara Sipil, dan saya pikir itu sebagai “keluarga kedua.” saya. Perkemahan pelatihan kami adalah “jauh dari rumah.”ku.

Para pilot juga semua sukarelawan, dan mereka membayar untuk pesawat mereka, dan seringkali juga bahan bakarnya. Orang mungkin berpikir karena mereka menjadi sukarelawan segalanya harus dari mereka sendiri, ketika kami pergi pada misi pencarian, mereka harus diizinkan untuk terbang pesawat mereka di mana pun mereka memilih, tanpa harus menjawab kepada siapa pun, tetapi itu tidak terjadi. Sebaliknya, setiap orang (awak pesawat, awak darat, pendukung awak “setiap orang”) harus mengkoordinir dengan operasi pusat; dan operasi pusat mengarahkan beberapa pesawat terbang pola jaringan metodis, sementara yang lain diarahkan untuk terbang jalur lalulintas yang dimungkinkan, dengan mengamati pencarian tanda-tanda kecelakaan.

Mengapa semua sukarelawan ini rela menyetujui untuk membayar segalanya sendiri, hanya untuk mendapatkan perbuatan-perbuatan mereka yang diarahkan oleh sentral operasi pusat ? Itu karena kita ada kepedulian dalam melakukan pekerjaan tsb. Itu jelas untuk setiap orang yang bilamana kita sukses/berhasil jika puluhan pesawat menerbangkan dimana saja yang mereka inginkan (menduplikasikan usaha mereka semena-mena), bahwa kita mencapai kesempatan yang lebih baik untuk mencapai misi tersebut jika kita terkoordinasi satu sama lain.

Saudara-saudara, jika sekelompok sekuler orang-orang bukan Yahudi yang hampir tidak ada pengetahuan cultur bangsa Yisra’el atau tentang sejarah secara intuitif dapat memahami prinsip-prinsip ini, lalu bagaimana dengan kita? Apakah itu suatu kemuliaan bagi Elohim kita bahwa kita menolak untuk saling berkoordinasi? Apakah itu menyenangkan Yahweh bahwa kita menolak untuk merendahkan diri, dan mengatur, sebagaimana untuk melayani Dia yang lebih efektif ?

Sebagai remaja, kami juga merasa memahami bahwa kami akan jauh lebih efektif jika kami memiliki pelatihan, dibandingkan jika kita hanya turun ke lapangan sebagai massa. Dan jadi jika sekelompok non-Israel dapat mengerti bahwa organisasi yang terlatih memiliki kesempatan yang jauh lebih baik keberhasilannya daripada sekawanan orang bodoh tanpa kepemimpinan, lalu apa masalahnya dengan kita ?

Banyak orang meyakini bahwa Revolusi Amerika dimenangkan oleh sekelompok para petani yang hanya muncul ke lapangan, dan menang. Namun, itu tidak akurat. Apa pun yang mungkin anda pikirkan tentang Revolusi Amerika, ketika Bapak Pendiri Amerika memutuskan untuk melepaskan diri dari Kerajaan Inggris, hal pertama yang mereka lakukan adalah untuk mengadakan pengaturannya. Pertama mereka mengadakan konferensi, dan datang untuk meyakinkan persetujuan-persetujuannya. Kemudian mereka kedua-duanya mendanai dan menerjunkan tentara, yang memiliki standar-standar, aturan-aturan, kepemimpinan, ketertiban, dan struktur. Ini membutuhkan biaya, dan butuh waktu, tapi nalurih para pendiri bangsa mengerti bahwa sesuatu yang berharga tidak datang dengan gratis: dan mereka bersedia untuk membayar harga demi kemerdekaan mereka.

Bapak Pendiri Amerika adalah orang yang berpendidikan. Mereka umumnya berpengalaman dalam Kitab Suci, dan mereka memahami banyak tentang sejarah dan budaya orang Yisra’el. dan, mungkin sebagai hasilnya, salah satu hal pertama yang mereka lakukan adalah mengorganisir. Karena itu, saudara terkasih, bagaimana dengan kita ?

Yahweh telah menggunakan Messianic Yisra’el untuk melakukan hal-hal yang besar dan luar biasa. Dia telah menggunakan gerakan Messianic untuk membantu orang meninggalkan Gereja, dan mengubah visi mereka dan menatap ke arah Yerusalem. Dia telah membantu mereka untuk memahami bahwa Yahweh ingin kita mempelajari Torah-Nya. Tujuan Nazarene Yisra’el adalah untuk membantu orang mengambil langkah berikutnya, yaitu untuk menempatkan apa yang mereka telah pelajari dilanjutkan menjadi suatu tindakan.

Di manapun anda hidup di dunia ini, apakah anda secara realistis mengharapkan negara anda dapat bertahan lama tanpa pemerintah yang terorganisir? Dan ketika tentara bangsa anda dipanggil ke medan peperangan, apakah anda mengharapkan orang-orang muda dapat menang tanpa mereka terlebih dahulu dilatih dan dilengkapi ? Apakah anda mengirim mereka ke dalam pertempuran tanpa pemimpin-pemimpin kader yang terlatih yang telah membuat pelajaran peperangan dari kehidupan mereka? Dan ketika pertempuran berjalan terus, dan pertempuran menjadi sulit, apakah anda mengharapkan mereka mendapatkan kemenangan tanpa mendukung mereka, dan mengurusi kebutuhan mereka, dan mengkoordinasi aksi mereka melalui komando pusat profesional yang terorganisir ?

Yahweh menciptakan kita sebagai bangsa pejuang. Dia ingin kita menyerahkan kehendak serta idaman kita, dan mengambil untuk berjuang mendirikan sebuah kerajaan rohani bagi suami kita (Yeshua). Dia ingin kita untuk membangun kerajaan-Nya secara spiritual yang mengatasi seluruh dunia, dan dapat melintasi semua jalur nasional dan suku. Apakah realistis itu yang diharapkan, dapat dicapai dari beberapa hal tanpa organisasi dan pendanaan ?

Saudara-saudara, para leluhur kita biasa menggunakannya dengan suatu pertanyaan, “Apakah anda menaruh uangmu di mana mulutmu ?” Ini suatu pertanyaan dimana mereka minta saudara-saudara mereka di dalam iman, karena jika seorang pria tidak bersedia memberi uangnya dan waktunya untuk suatu alasan bahwa ia “mengatakan” ia percaya, kemudian berapa besar yang ia sungguh-sungguh mempercayainya ? Apakah ia “menaruh uangnya di mana mulutnya,” atau tidak, menunjukkan apakah keyakinannya itu benar, atau hanya tampangnya saja.

Saya tidak berbicara mengenai pasal dan ayat: saya berbicara tentang pikiran sehat. dimana remaja sekulerpun dapat memahami bahwa untuk menyelamatkan kehidupan secara fisik, anda perlu mengatur, dan mendanai operasi dengan sukarela. Bapak-bapak pendiripun juga mengerti hal itu.

Saudara-saudara, bagaimana dengan kita ?

THE CHURCH:  MESSIANIC ISRAEL:  NAZARENE ISRAEL:
Dengan senang hati mengorganisir untuk menjalankan versi yang salah dalam Amanat Agung Bermaksud untuk tetap tinggal dengan tidak terorganisir, dan terpisah dari penggenapan suatu kehilangan yang besar. Tujuannya adalah mengorganisir, untuk melaksanakan Amanat Agung.
Dengan senang hati mengorganisir  menurut versi yang salah  dari prinsip2 pelayanan yang terdiri dari 5 bagian “Apa itu prinsip-prinsip pelayanan dari 5 bagian ?” Tujuannya untuk mengorganisir sebagaimana mestinya sesuai dengan  prinsip2 pelayanan yang terdiri dari 5 bagian.
Menghilangkan setengah pemuridan Tidak mendukung pemuridan Mendukung pemuridan
Hierarchy/memiliki dengan level Anarchy/Tidak Teratur Ada 5 bagian organisasi
Bersama roh Nicolaus(kemenangan atas kaum awam) Wahyu 2 :12-17 Bersama roh Laodikea (Jemaat yang berkuasa) Wahyu 3 :14-22 Terdiri dari 5 organisasi
Paus sebagai pemimpin (Jemaat/roh dari Misteri Babylon) Wah. 19 Memperbolehkan wanita sebagai pemimpin (Jemaat/roh Izebel) Hanya orang yang dipanggil untuk dengan sungguh melayani akan memimpin
“Tidak tau apa yang kamu kerjakan : itu yang kamu percayai” “Saya lakukan bukan apa yang harus dikerjakan : saya dapat belajar, dan tidak melaksanakan” Kedua-duanya apa yang saya tau, dan itu yang dilaksanakan.
Memiliki Roh tapi menolak Torah Bersama dengan Torah tapi hanya sebagian melaksanakannya. Berusaha untuk mematuhi  Torah dengan pertolongan Roh.
“Tidak ada lagi Torah ! Kita semua dibawah anugerah !” “Kita percaya didalam Torah,tetapi kita semua dibawah anugerah,sehingga kamu tidak harus dihakimi !” Menempatka apa yang sudah diketahui kedalam perbuatan. Menaruh kejahatan diluar perkemahan.
Menjual buku2 dan mengambil keuntungan dalam rumah Tuhan. Menjual buku2 dan mengambil keuntungan dalam rumah Yahweh Jangan mencemarkan rumah  Yahweh dengan perdagangan.
“Semua Perintah2 disingkirkan, kecuali Perpuluhan”  “Tidak ada Perintah2 yang disingkirkan, kecuali Perpuluhan” Semua Perintah2 Yahweh masih tetap diterapkan.
“Perceraian is OK, sebab setiap orang tidak boleh menghakimi.” “Perceraian is OK, sebab setiap orang tidak boleh menghakimi.” Perceraian salah adalah percabulan, yang bertentangan. Kis. 15.

Gerakan Messianic melakukan pekerjaan yang luar biasa, dalam hal ini bukan maksud saya untuk membicarakan kejelekan tentang mereka. Namun, yang dimaksud, apa yang saya lihat banyak kompromi besar dalam gerakan Messianic ( gerakan kembali ke akar Ibrani, dan gerakan “Injil Sepenuh”, apa pun yang anda sebutkan). Gerakan Mesianik memiliki perempuan dalam kepemimpinan, dan ada perdagangan dengan menjual kata Yahweh untuk keuntungan. Hampir tidak ada pembicaraan tentang organisasi antar jemaat, dan setiap pemimpin jemaat berusaha untuk “membangun kekuasaan kecilnya sendiri” (bukan bekerja sama untuk membangun kerajaan Yeshua). Mereka melakukan segala macam hal yang para rasul tidak pernah lakukan, namun mereka tampaknya mengharapkan yang terutama berkat Bapa atas pelayanan mereka. Tapi saudara-saudara, bagaimana itu mungkin?

Kebanggaan/Kesombongan merupakan salah satu dari tiga pencobaan yang selalu hadir.

Yochanan Aleph (1 Yohanes) 2: 15-16
15 Janganlah kamu mengasihi dunia atau segahal hal yang ada di dunia. Jika setiap orang mengasihi dunia, maka kasih Bapa tidak ada di dalam dirinya.
16 Sebab semua yang ada di dalam dunia ini yaitu keinginan daging, keinginan mata, dan keangkuhan hidup dan itu bukan berasal dari Bapa, melainkan dari dunia.

Sayangnya, ada begitu banyak kebanggaan dalam gerakan Messianic, maka tidak mengherankan orang yang baru bertobat merasa takut untuk bergabung.

Ada kebanggaan karena kita mengetahui tentang hari Shabbath dan Perayaan-perayaan. Ada kebanggaan karena kita sedikit tahu sesuatu tentang teori dua keluarga. Ada kebanggaan karena kita tahu bahwa ada semacam 5 prinsip dalam pelayanan, dan Amanat Agung: tapi kemudian kita tidak melakukan apa-apa tentang hal itu, karena itu akan menyita waktu dan uang “kita”, sekalipun kita mengatakan bahwa kita memahami akan kehidupan kita dan uang kita bukan lagi yang terpenting dalam hidup kita, karena kita telah dibeli dengan harga.

Qorin’tiyim Aleph (1 Korintus) 6: 19-20
19 Atau tidakah kamu tahu, bahwa tubuhmu adalah Mishkan (bait) Ruah ha’Qodesh yang ada di dalam kamu, yang kamu peroleh dari Elohim, dan kamu bukan lagi milik kamu sendiri ?
20 Sebab kamu sudah dibeli dengan suatu harga; Karena itu muliakanlah Elohim dalam tubuhmu dan dalam rohmu, yang adalah milik Elohim.

Di masa lalu, ketika orang-orang menanyakan kepadaku apakah saya Messianic, saya biasa mengatakan “ya,” tapi sekarang tidak lagi mengatakan itu. Alasannya bahwa saya melihat “gembala-gembala” Messianic dengan hati-hati menjaga jemaat “mereka” sendiri dari jemaat-jemaat Yeshua yang ada di bawah-gembala lainnya. Apa yang saya tidak lihat adalah sekelompok kebenaran sejati di bawah-gembala yang datang bersama-sama dalam satu organisasi untuk melayani persekutuan jemaat dari Adon/Guru mereka bersama-sama. Tapi bagaimana bisa Adon/Guru kita akan senang, bila pelayan-pelayan-Nya berupaya membangun grup/kelompok “mereka sendiri” ?

Saya melihat “pemimpin” Messianic menyisihkan istri mereka tanpa sebab, sementara “pemimpin-pemimpin” Messianic yang lainnya dan guru-guru jemaat menjadi “kelompok Ibrani” pada acara di radio mereka, dalam rangka untuk mendapatkan publisitas sedikit gratis. Saya tidak bisa membayangkan bahwa baik Yeshua atau salah satu dari rasul-rasul akan melakukan hal itu.

Berjalan kembali pada tahun 1517, seorang biarawan bernama Martin Luther mengamati bahwa cara Gereja Katolik beroperasi tampak tidak seperti cara Yeshua dan para rasul yang telah mereka lakukan. Dan 500 tahun kemudian, bukankah itu benar seperti dari gerakan Messianic juga ?

Hazon (Wahyu) 3: 14-22
14 “Dan tuliskanlah kepada utusan persekutuan di Laodikeia,” Amen, yang setia dan Saksi yang benar, Permulaan penciptaan Yahweh berkata hal ini:
15 “AKU tahu segala pekerjaanmu: engkau tidak dingin dan tidak panas. alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas.
16 Jadi, karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, AKU akan memuntahkan engkau dari mulut-KU.
17 Karena engkau berkata : kayalah aku, dan telah menjadi kaya, dan tidak membutuhkan apa-apa dan tidak tahukah, bahwa engkau orang yang malang, dan menyedihkan, miskin, buta dan telanjang –
18 Aku menasihati engkau untuk membeli dari pada-Ku emas yang dimurnikan dalam api, supaya kamu menjadi kaya; dan pakaian putih, supaya kamu berpakaian, supaya rasa malu ketelanjanganmu tidak akan terungkap; dan urapilah matamu  dengan obat salep, supaya engkau dapat melihat.
19 Sebanyak AKU mengasihi, AKU tegur dan disiplin. Oleh karena itu bersemangatlah dan bertobat.
20 Lihatlah, AKU berdiri di depan pintu dan mengetok. Bilamana setiap orang mendengar suara-KU dan membukakan pintu, AKu akan masuk mendapatkan dia dan makan bersama dia, dan dia bersama-KU.
21 Kepada dia yang mengatasinya AKU akan memberikan untuk duduk bersama-KU pada takhta-KU, sebagaimana AKU juga mengatasinya dan duduk bersama Bapa-KU di takhta-Nya.
22 “Siapa yang mempunyai telinga, hendaklah dia mendengar apa yang Ruach katakan kepada persekutuan.”

Gerakan Messianic merasa cukup, dan merasa puas. Hal ini tidak dingin, tidak panas. menolak untuk diorganisir, dan melakukan Amanat Agung, tapi tetap mengharapkan untuk diberkati. Tapi malah memuji itu, tidak akankah Yeshua memuntahkan keluar dari mulut-Nya?

Brothers, wouldn’t it be sad to have come all this great long way towards the truth, only to be found wanting in the Day of Judgment, because we did not wish to give of “our” time, and “our” money, to help build our Master an empire? Wouldn’t it be nice to do what it takes right now, to be found pleasing in His sight?

Mattityahu (Matius) 25:21
21 “Tuannya berkata kepadanya,” engkau melakukan dengan baik, baik dan hamba yang setia; engkau setia dalam hal yang kecil, Aku akan menempatkan engkau menjadi atasan. Masuk ke dalam sukacita tuanmu. ‘”

If you want to work together with Nazarene Israel to restore true one-body unity, and create a truly submitted kingdom for our King, then please contact me, servants@nazareneisrael.org. May Yahweh bless us in all that we do for Him.

Norman B. Willis

If these works have been a help to you and your walk with our Messiah, Yeshua, please consider donating. Give