Chapter 22:

Pengayunan Berkas Pada Tahun Shabbath

Kitab Suci memberitahu kita untuk tidak menabur atau memanen di Shemittah (Tahun Shabbath) atau di Yubileum (tahun kelima puluh). Tanaman tidak boleh ditanam atau ‘dipanen’ selama waktu itu.

Wayyiqra (Imamat) 25: 11-12
11 ’Tahun ke limapuluh adalah suatu Yobel bagi kamu. Jangan menabur, atau juga jangan menuai apa yang tumbuh sendiri, atau juga jangan mengumpulkan dari tanaman menjalar yang belum mengalami proses.
12 ‘Itu adalah suatu Yobel, itu adalah kudus bagi kamu. Makanlah dari ladang hasil panennya.
(11) יוֹבֵל הִוא שְׁנַת הַחֲמִשִּׁים שָׁנָה תִּהְיֶה לָכֶם | לֹא תִזְרָעוּ וְלֹא תִקְצְרוּ אֶת סְפִיחֶיהָ וְלֹא תִבְצְרוּ אֶת נְזִרֶיהָ: (12) כִּי יוֹבֵל הִוא קֹדֶשׁ תִּהְיֶה לָכֶם | מִן הַשָּׂדֶה תֹּאכְלוּ אֶת תְּבוּאָתָה

Beberapa orang mengajarkan bahwa kita tidak dapat mengobankan [mempersembahkan] pengayunan berkas di tahun-tahun ini karena kita tidak dapat “membawa panen” atau gandum saat itu. Namun, Kitab Suci tidak mengatakan ini. Seperti yang tertera dalam buku studi Torah Calendar, perintah itu adalah bukan untuk menjauhkan diri dari mengambil bagian semuanya ladang: melainkan, ayat 12 memberitahu kita untuk makan buah-buah tahun itu “dari ladang” (sebagai lawan “dari lumbung [gudang untuk mengirik gandum]”). Seperti di Kebun, kita dapat makan dari ladang dengan tangan ke mulut, dan kita juga dapat mengambil apa yang kita butuhkan untuk hari itu. Apa yang dilarang oleh bagian ini adalah ‘membawa panen’ (seperti yang mungkin dikerjakan dengan menggabungkan), dan kemudian menjual hasil panen itu (seperti yang mungkin dilakukan di tahun-tahun lain): namun tidak pernah ada waktu bagi kita untuk tidak memberikan [membawa] Buah Sulung dari tanah [negeri] kembali kepada YHWH dengan ucapan terima kasih dan pujian.

Pelajaran spiritualnya adalah jelas: ketika YHWH menyediakan kebutuhan tubuh kita, DIA ingin kita menunjukkan kepada DIA apresiasi [penghargaan] kita. DIA ingin kita untuk mengakui bahwa DIA adalah Elohim yang memberikan yang pertama dari apa yang baru saja DIA berikan kepada kita, kembali kepada DIA. Ini juga yang membuat pengorbanan Hevel (Habil) begitu menyenangkan.

B’reshith (Kejadian) 4: 3-5
3 Dan dalam proses berjalannya waktu terjadilah bahwa Qayin [Kain] membawa persembahan buah-buah hasil tanah itu kepada יהוה.
4 Hebel [Habel] juga membawa dari anak sulung kawanan dombanya, dan dari lemaknya. Dan יהוה melihat kepada Hebel dan persembahannya,
5 tetapi DIA tidak melihat kepada Qayin dan persembahan-nya. Dan Qayin sangat gusar, dan wajah-nya mengerikan.

YHWH tidak senang dengan persembahan Qayin karena Qayin tidak berpikir untuk menghormati YHWH dengan Buah sulung dari apa yang telah dia berikan. Tidak peduli secara spesifik, apakah kita harus bekerja untuk mendapatkan peningkatan (mungkin dengan peningkatan panen [hasil]), atau apakah YHWH hanya memberi kita hasil panen (seperti ketika kita makan ‘panen [hasil] sukarela’ yang tumbuh sendiri di tahun-tahun sisanya), YHWH menyukai itu ketika DIA dapat melihat bahwa hati kita dipenuhi dengan sukacita dan ucapan syukur spontan karena DIA telah memberi kita apa yang kita butuhkan untuk bertahan hidup.

YHWH tidak butuh apa-apa. DIA tidak membutuhkan jelai, atau darah lembu jantan atau domba. DIA tidak membutuhkan para imam, atau orang Lewi, atau bahkan anda atau saya. Apa yang DIA inginkan untuk melihat, meskipun, adalah bahwa kita mengakui DIA sebagai sumber dari semua hal yang baik; dan bahwa hati kita dipenuhi dengan begitu banyak kasih dan sukacita bahwa ketika DIA menyediakan kebutuhan jasmani kita, kita ingin sekali memberikan hasil pertama atau apa pun yang DIA berikan kepada kita.

Itu bukan pemberian [karunia] itu sendiri yang YHWH inginkan. Sebaliknya, apa yang DIA inginkan adalah agar kita ingin memberikan itu. Dan dalam masalah hasil [panen] tahunan yang YHWH berkati kita setiap tahun, YHWH membiarkan kita mengetahui kita dapat menunjukan kepada DIA ucapan terimakasih dengan memberikan kepada DIA Buah Sulung dari panen gandum yang baru. Prinsip itu tidak akan berubah pada tahun-tahun Shabbath, atau dalam Yobel: Jika ada, itu hanya akan berlaku lebih banyak lagi.

Seperti yang tertera dalam studi Torah Calendar, simbolisme antara jelai dan Yeshua sangat kuat. Jelai adalah yang pertama dari hasil panen yang siap di Tanah Israel, dan buah sulung dari jelai adalah yang pertama dari buah sulung di negeri itu. Dengan cara yang sama, Yeshua menjadi yang pertama dari Buah sulung negeri [tanah] itu. Dengan cara yang sama, Yeshua menjadi yang pertama dari Buah-sulung menyelamatkan Israel ketika YHWH membangkitkan DIA dari kematian.

Qorin’tiyim Aleph (1 Korintus) 15: 20
20 Tetapi sekarang Mashiah telah dibangkitkan dari kematian, dan telah menjadi buah-sulung dari mereka yang telah tertidur [mati]

Yeshua menggenapi bayangan [cermin] dari kenabian [nubuat] pertama itu dari Buah Sulung dari Pengayunan Berkas. Sekalipun begitu yang seperti tertera dalam buku studi Nazarene Israel, semua Perayaan-Perayaan YHWH masih ada penggenapan-penggenapan lain yang akan datang, di masa depan. Karena itu, kami menyarankan agar kita tidak perlu lagi melakukan Persembhan Pengayunan Berkas akan menjadi penolakan yang lebih banyak penggenapan-penggenapan yang akan datang. (Ini juga pada dasarnya menjadi bagian dari Teologi Penggantian [teologi adopsi], yang kita ketahui dari penelitian ini, “Pohon Pengetahuan, Pohon Kehidupan” adalah buah kebaikan dan kejahatan dari Pohon Pengetahuan. Buah dari Pohon Pengetahuan tentang Kebaikan dan Kejahatan adalah apa yang kita mengambil bagian ketika kita memutuskan untuk melakukan apa yang kita inginkan berdasarkan pada pikiran kita sendiri dan kecerdasan [akal budi] kita sendiri, daripada mematuhi [mendengarkan] Suara YHWH, dan Torah.)

Alasan lain yang diajarkan oleh beberapa orang bahwa kita tidak dapat mempersemkan Pengayunan Berkas Ucapan Syukur di sisa tahun-tahun lainnya adalah pandangan yang keliru bahwa Pengayunan Berkas hanya dapat diambil dari jelai yang dibudidayakan. Kitab Suci tidak mengatakan ini juga. Sebaliknya, apa yang Kitab Suci katakan adalah hanya mempersembahkan yang pertama dari hasil negeri itu kepada DIA (dalam ucapan syukur, dan pujian). Sementara kita dapat memanen hasil panen ketika sudah matang, ayat 14 dengan jelas memberitahu kita bahwa kita tidak boleh makan (atau menjual) tanaman baru itu sampai setelah kita membawa Korban persembahan dan pujian kepada DIA; dan perintah ini berlaku untuk kita dan anak-anak kita selamanya, di mana pun kita tinggal.

Wayyiqra (Imamat) 23: 10-11,14
10 “Katakanlah kepada umat Yisra’el, dan kamu harus katakan kepada mereka, ‘Bilamana kamu (jamak) datang ke negeri yang AKU berikan kepada kamu, dan akan menuai panennya, maka kamu (jamak) harus membawa sejumlah (tunggal) buah pertama dari hasil panen-mu kepada kohen [imam].
11 ‘Dan dia harus mengayun-ayunkan berkas unjukkannya (tunggal) di hadapan יהוה, karena penerimaan-mu; pada keesokan harinya sesudah Shabbath kohen [imam] harus mengayun-ayunkan itu (tunggal).
14 Dan kamu tidak akan makan roti atau gandum panggang atau biji-bijian segar sampai hari yang sama yang kamu telah membawa suatu korban kepada Elohim-mu; itu akan menjadi Ketetapan untuk selamanya bagi generasi-generasimu di seluruh tempat kediamanmu. “

Jelai tumbuh liar di semua bagian-bagian di Israel. Itu tumbuh seperti pepatah ‘rumput ladang’ justru karena itu adalah hanya rumput lapangan [ladang]. Secara alami, gandum lebih cepat matang di daerah yang lebih panas (seperti di Lembah Sungai Yordan dan di Negev), tetapi gandum juga tumbuh di dekat Temple Mount di Yerusalem, di pegunungan-pegunungan Samaria, dan di Golan. Tentu saja itu matang sepenuhnya satu atau dua bulan kemudian di daerah pegunungan yang lebih dingin, tetapi bahkan di tahun-tahun yang kita biarkan tanah itu beristirahat, selalu ada banyak gandum untuk membentuk Persembahan Pengayunan Berkas. Selanjutnya, ‘gandum sukarelawan [yang tumbuh dengan sendirinya]’ masih bermunculan di ladang-ladang petani, bahkan di sisa tahun-tahun lainnya.

Jelai yang diirigasi biasanya matang 4-6 minggu lebih awal dari jelai yang tidak beririgasi. Ini adalah masalah perdebatan, apakah kita harus menggunakan jelai beririgasi (dibudidayakan) untuk mengatur waktu di Aviv. Beberapa pihak percaya kita tidak boleh menggunakan jelai irigasi, karena Tanah Israel tidak membutuhkan irigasi di zaman kuno.

Debarim (Ulangan) 11: 10-12
10 “Karena tanah [negeri] yang kamu akan miliki adalah tidak seperti tanah [negeri] Mitsrayim [Mesir] dari yang kamu telah datang, dimana kamu menabur bibit kamu dan menyirami itu dengan langkah kaki, seperti sayur-sayuran di ladang,
11 tetapi tanah yang kamu lewati untuk dimiliki adalah tanah berbukit-bukit dan lembah-lembah, yang meminum air dari hujan shamayim [langit].
12 suatu tanah yang יהוה Elohim-mu mengawasi. Mata יהוה Elohim-mu selalu berada diatasnya, dari awal tahun sampai akhir tahun ini.

Mereka percaya bahwa kita harus berusaha untuk menetapkan “kondisi alamiah” dalam penampakan di Aviv, dan oleh karena itu mereka akan menolak jelai beririgasi untuk digunakan dalam pengaturan waktu di Aviv karena itu “tidak mencerminkan kondisi alami yang YHWH wujudkan.” Namun, yang lain akan menerima gandum yang dibudidayakan untuk Aviv, karena mereka tidak ingin membebani petani-petani itu yang memilih untuk memelihara gandum.

Mereka yang percaya kita harus menggunakan ladang gandum yang diairi untuk Pengayunan Berkas menunjukkan bahwa sementara para petani dapat memanen gandum mereka ketika sudah matang, mereka tidak dapat makan atau menjual salah satu hasil panen baru sampai setelah Pengayunan Berkas dipersembahkan. Ini mungkin menciptakan kondisi di mana para petani harus memanen gandum mereka empat hingga enam minggu penuh sebelum mereka bisa memakannya, atau menjualnya. Jika praktik ini telah digunakan di zaman kuno, itu bisa menjadi tekanan yang tidak perlu pada petani-petani gandum.

Tidak masalah apakah kita menggunakan jelai liar, peliharaan, irigasi atau non-irigasi untuk Pengayunan Berkas, salah satu alasan mengapa itu begitu penting untuk menggunakan jelai yang matang terlebih dahulu adalah karena YHWH peduli pada orang miskin, janda, yatim piatu dan orang asing. DIA mencintai kita semua, baik kaya maupun miskin. DIA tidak hanya peduli pada mereka yang memiliki [punya], tetapi juga bagi mereka yang tidak punya. Pada zaman dulu [kuno], memiliki cukup makanan untuk dimakan tidak pernah diberikan, dan YHWH memberitahu kita untuk membiarkan yang ada di sudut-sudut ladang dan memungut untuk orang miskin, janda, anak yatim dan orang asing.

Vayyiqra (Imamat) 19: 9-10
9 ‘Dan bilamana kamu menuai panen dari tanah kamu, jangan menuai sepenuhnya sudut-sudut ladang kamu atau kumpulkan hasil pungutan itu dari hasil panen kamu.
10 ‘Dan janganlah memungut kebun anggur-mu atau kumpulkan setiap anggur dari kebun anggur-mu, biarkan [tinggalkan] itu untuk orang-orang miskin dan orang asing [pendatang yang mencari kerjaan]. AKU adalah יהוה Elohim kamu.

Yohanan HaMatbil (Yohanes pembenam [baptis]) harus makan apa yang bisa dia temukan, hidup di luar negeri. Dalam Matius 3: 4, kita diberitahu bahwa makanan-nya (hanya) belalang dan madu liar.

Mattithyahu (Matius) 3: 4
4 Dan Yohanan memakai pakaian dari rambut unta, dan ikat pinggang kulit di pinggang-nya. Dan makanannya adalah belalang dan madu liar.

Ada banyak orang benar di Israel zaman dulu yang pada dasarnya tidak memiliki rumah dan pertanian. Ini sering harus makan apa pun yang mereka dapat temukan; namun mereka tidak dapat memakan bagian dari hasilpanen baru sampai setelah Pengayunan Berkas di persembahkan.

Wayyiqra (Imamat) 23: 14
14 Dan kamu tidak akan makan roti atau gandum panggang atau biji-bijian segar sampai hari yang sama yang kamu telah membawa suatu korban kepada Elohim-mu; itu akan menjadi Ketetapan untuk selamanya bagi generasi-generasimu di seluruh tempat kediamanmu.”

Sangat penting bahwa keimamatan menetapkan Kepala Tahun sesuai dengan yang pertama dari Buah Sulung [yang pertama] dari gandum, sehingga Pengayunan Berkas dapat dipersembahkan, dan kemudian semua orang miskin dapat makan. Apa saja selain itu menempatkan suatu tekanan pada orang miskin, dan itu tidak menyenangkan YHWH.

Biarlah DIA membawa kita kembali kepada Kalender-Nya, segera dan dalam hari kita

If these works have been a help to you and your walk with our Messiah, Yeshua, please consider donating. Give