Chapter 7:

Mengayunkan Berkas [Buah Pertama] dan Pentakosta

This post is also available in: English Español Deutsch

Jika seorang menghitung Perayaan Paskah dan Roti Tidak Beragi sebagai satu perayaan, maka Perayaan Israel yang ke-dua adalah hari Pentakosta. Kata Pentakosta berarti ‘hitungan lima puluh,’ tapi apa itu hitungan lima puluh dan dari mana? Apa titik awal ‘hitungan ke lima puluh’ ini? Jawabannya terletak pada interaksi antara Kitab Imamat 23 dan Yosua 5.

Wayyiqra (Imamat) 23: 10 -11
10 “Berbicaralah kepada bani Yisra’el, dan kamu harus mengatakan kepada mereka:” Bilamana kamu tiba di negeri yang AKU berikan kepada-mu, dan menuai hasil panen, maka kamu harus membawa seberkas buah pertama dari hasil panenmu kepada kohen/imam.
11 Dan dia harus mengayun-ayunkan berkas itu di hadapan יהוה sebagai kerelaanmu. Pada keesokan hari sesudah shabbath, kohen/imam itu mengayun-ayunkannya.”

(10) דַּבֵּר אֶל בְּנֵי יִשְׂרָאֵל וְאָמַרְתָּ אֲלֵהֶם כִּי תָבֹאוּ אֶל הָאָרֶץ אֲשֶׁר אֲנִי נֹתֵן לָכֶם וּקְצַרְתֶּם אֶת קְצִירָהּ | וַהֲבֵאתֶם אֶת עֹמֶר רֵאשִׁית קְצִירְכֶם אֶל הַכֹּהֵן:

(11) וְהֵנִיף אֶת הָעֹמֶר לִפְנֵי יְהוָה לִרְצֹנְכֶם | מִמָּחֳרַת הַשַּׁבָּתיְנִיפֶנּוּ הַכֹּהֵן:

Ayat 10 mengatakan bahwa ketika umat Israel tinggal di Tanah Israel, mereka harus membawa seberkas hasil panen gandum jelai pertama mereka (disebut ‘Omer’, עֹמֶר) kepada imam. Imam kemudian mengayun-ayunkan Omer (Wave Sheaf) ini dihadapan YHWH pada hari setelah Shabbath mingguan (מִמָּחֳרַת הַשַּׁבָּת).

Selanjutnya, ayat 14 mengatakan bahwa kita tidak diperbolehkan untuk memakan hasil bumi sampai kita membawa Omer ini kepada YHWH.

Wayyiqra (Imamat) 23: 14
14 Dan kamu tidak akan makan roti atau gandum panggang atau biji-bijian segar sampai hari yang sama yang kamu telah membawa suatu korban kepada Elohim-mu; itu akan menjadi Ketetapan untuk selamanya bagi generasi-generasimu di seluruh tempat kediamanmu. “

(14)

ולחם וקלי וכרמל לא תאכלו עד־עצם היום הזה עד הביאכם את־קרבן אלהיכם חקת עולם לדרתיכם בכל משׁבתיכם׃

Jika kita ingin renungkan Imamat 23:14 untuk beberapa saat, kita harus dapat melihat mengapa sangat penting untuk menyatakan Aviv ketika pengayunan pertama yang benar-benar jelai (baik liar atau domestik) di Tanah Israel menjadi aviv. Israel memiliki banyak iklim mikro yang berbeda, dan jelai matang pada waktu yang berbeda di masing-masingnya. Sementara di daerah jelai yang lebih hangat dianggap sebagai tanaman musim semi, jelai tidak matang pada ketinggian yang lebih tinggi sampai musim gugur. Jika Aviv dan Kepala [Awal] Tahun tidak dapat dideklarasikan sampai semua jelai di Tanah Israel yang adalah Aviv, maka Paskah tidak dapat diadakan sampai musim gugur. Demikian juga, Wave Sheaf [Pengayunan Berkas] juga tidak bisa dipersembahkan sampai musim gugur. Namun, ini berarti bahwa sementara petani bisa memanen hasil panen mereka, mereka tidak akan bisa makan atau menjual bagiannya sampai musim gugur. Hal ini akan mengakibatkan kesulitan bagi petani. Karena ini, masuk akal untuk mendeklarasikan Aviv berdasarkan pada yang pertama dari buah sulung yang akan datang matang [tersedia].

Selanjutnya, ayat 15 dan 16 memberi tahu kita untuk menghitung lima puluh hari dari persembahan Pengayunan Berkas yang dibuat sehari setelah Shabbath mingguan (מִמָּחֳרַת הַשַּׁבָּת), dan kemudian membawa persembahan gandum baru itu kepada YHWH. Persembahan Gandum Baru ini adalah hari Pentakosta (juga disebut Pesta Minggu).

Wayyiqra (Imamat) 23: 15-16
15 ‘Dan dari besok sesudah Shabbath, dari hari itu kamu membawa persembahan pengayunan berkas, kamu harus menghitung untuk kamu sendiri: Tujuh Shabbathoth penuh [sampai Shabbath ke-tujuh]].
16 ‘Hingga besok sesudah Shabbath yang ke-tujuh kamu hitung lima-puluh hari, kemudian kamu harus membawa suatu persembahan gandum baru kepada יהוה.

(15) וּסְפַרְתֶּם לָכֶם מִמָּחֳרַת הַשַּׁבָּת מִיּוֹם הֲבִיאֲכֶם אֶת עֹמֶר הַתְּנוּפָה | שֶׁבַע שַׁבָּתוֹת תְּמִימֹת תִּהְיֶינָה:

(16) עַד מִמָּחֳרַת הַשַּׁבָּת הַשְּׁבִיעִת תִּסְפְּרוּ חֲמִשִּׁים יוֹם | וְהִקְרַבְתֶּם מִנְחָה חֲדָשָׁה לַיהוָה

Kedua ayat ini menunjukkan kepada kita bahwa Pengayunan Berkas dan Pentakosta selalu jatuh pada hari pertama dalam minggu itu.

  1. Menurut definisi, Shabbath mingguan (הַשַּׁבָּת) selalu merupakan hari ketujuh dalam seminggu.
  2. Menurut definisi, hari setelah Shabbath mingguan selalu merupakan hari pertama dalam seminggu.
  3. Sejak Pengayunan Berkas itu dipersembahkan pada hari setelah Shabbath mingguan (הַשַּׁבָּת), Pengayunan Berkas selalu dipersembahkan pada hari pertama dalam seminggu.
  4. Ayat 16 mengatakan bahwa Pentakosta sampainya lima puluh hari (sehari setelah Shabbath minggu yang ke-tujuh), sesudah Pengayunan Berkas pada hari pertama dalam seminggu.
  5. Karena itu, baik Pengayunan Berkas maupun Pentakosta selalu jatuh pada hari pertama dalam seminggu.

Rata-rata, Paskah jatuh pada hari Shabbath mingguan hanya sekali dalam tujuh tahun. Namun, bila ini terjadi, Hari Pertama Roti Tidak Beragi juga jatuh pada hari pertama dalam seminggu. Hal ini terjadi dalam Kitab Yosua 5: 10-12.

Yahoshua (Yosua) 5: 10-12
10 Dan umat Yisra’el berkemah di Gilgal, dan merayakan Paskah pada tanggal empat belas bulan itu pada waktu petang di dataran gurun Yeriho.
11 Dan mereka memakan gandum yang tersimpan di negri itu pada besok hari sesudah Paskah, roti tidak beragi dan gandum bakar, pada hari yang sama.
12 Dan manna itu berhenti pada hari setelah mereka memakan gandum yang tersimpan di negri itu. Dan umat Yisra’el tidak lagi memiliki manna, tapi mereka makan makanan dari tanah Kena’an tahun itu.

(10) וַיַּחֲנוּ בְנֵי יִשְׂרָאֵל בַּגִּלְגָּל | וַיַּעֲשׂוּ אֶת הַפֶּסַח בְּאַרְבָּעָה עָשָׂר יוֹם לַחֹדֶשׁ בָּעֶרֶב בְּעַרְבוֹת יְרִיחוֹ:

(11) וַיֹּאכְלוּ מֵעֲבוּר הָאָרֶץ מִמָּחֳרַת הַפֶּסַח מַצּוֹת וְקָלוּי | בְּעֶצֶם הַיּוֹם הַזֶּה:

(12) וַיִּשְׁבֹּת הַמָּן מִמָּחֳרָת בְּאָכְלָם מֵעֲבוּר הָאָרֶץ וְלֹא הָיָה עוֹד לִבְנֵי יִשְׂרָאֵל מָן | וַיֹּאכְלוּ מִתְּבוּאַת אֶרֶץ כְּנַעַן בַּשָּׁנָה הַהִיא:

Sejak umat Yisra’el memakan hasil bumi pada hari setelah Paskah, namun karena Imamat 23:14 (di atas) mengatakan bahwa mereka tidak dapat memakan hasil bumi sampai mereka membawa Pengayunan Berkas, yang berarti mereka harus mempersembahkan Pengayunan Berkas pada Hari Pertama Roti Tidak Beragi.

Pass.
Omer
2ULB
3ULB
4ULB
5ULB
6ULB
7ULB
8 Om.
9 Om.
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
49
Pent.

Pass. = Paskah (Pesach)
Omer = Pengayunan Berkas [sebagai Buah Pertama] dan dimulainya hitungan ke 50.
2RTB = Hari Kedua Roti Tidak Beragi
Om. = Singkatan untuk hari Penghitungan Omer.
Pent. = Pentakosta (hari kelima puluh)

Ketika Paskah jatuh pada petang hari Shabbath mingguan, seperti yang terjadi pada Yosua 5: 10-12, Omer [=Buah Pertama] jatuh pada Hari Pertama Roti Tidak Beragi. Bila ini terjadi, tujuh hari pertama Omer bertepatan dengan tujuh hari Roti Tidak Beragi [RTB].

Ayat 12 mengatakan bahwa manna berhenti [tidak jatuh lagi] pada hari setelah mereka memakan hasil bumi, yang juga merupakan hari setelah Penghayunan Berkas, dan Hari Kedua Roti Tidak Beragi. Mungkin YHWH memutuskan untuk terus menyediakan manna sampai Hari Kedua Roti Tidak Beragi, sehingga tidak ada yang merasa perlu untuk memanen apapun sampai setelah hari yang besar itu berlalu.

Namun, karena Paskah hanya jatuh pada hari Shabbath sekali dalam setiap tujuh tahun (rata-rata), Yosua 5: 10-12 adalah sebuah kejadian khusus. Untuk alasan ini kita juga perlu tahu apa yang harus dilakukan saat Paskah tidak jatuh pada Shabbath mingguan. Ambil contoh 2008 M, saat Paskah jatuh pada hari kedua dalam minggu itu.

Pass.
1ULB
2ULB
3ULB
4ULB
5ULB
Omer
7ULB
3 Om.
4 Om.
5 Om.
6 Om.
7 Om.
8 Om.
9 Om.
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
49
Pent.

Pass = Paskah
1RTB = Hari Pertama Roti Tidak Beragi
Omer = Pengayunan Berkas dan awal hitungan Omer [Buah Pertama]
Om. = Singkatan untuk hari Penghitungan Omer.
Pent. = Pentakosta (selalu pada hari pertama dalam minggu itu.

Karena Paskah pada Kalender Torah tidak jatuh pada Shabbath mingguan di tahun 2008 M, Hari Pertama Roti Tidak Beragi tidak jatuh pada hari pertama minggu itu (ketika Omer saat itu diayunkan). Karena itu, tujuh hari pertama dari Omer itu tidak sesuai dengan tujuh hari Roti Tidak Beragi; namun toch pengayunan berkas [Wave Sheaf] masih dipersembahkan pada hari pertama minggu itu.

Orang percaya kebanyak menganggap ide bahwa Pengayunan Berkas [Omer] dan Pentakosta itu jatuh pada hari pertama dalam minggu itu, mungkin karena Gereja Kristen telah lama menetapkan hari pertama dalam minggu itu sebagai hari istirahat utamanya. Mungkin karena alasan ini dan mungkin bagi orang lain, orang percaya banyak lebih memilih menggunakan versi Kalender Rabbinical (Hillel II) dari Penghitungan Omer, yang memberi tahu kita bahwa referensi di Imamat 23: 15-16 (di atas) sampai hari setelah Shabbath mingguan (מִמָּחֳרַת הַשַּׁבָּת) yang sebenarnya itu adalah kepada referensi hari setelah Paskah (מִמָּחֳרַת הַפֶּסַח). Namun, ada banyak masalah dengan penggantian ini, beberapa di antaranya tercantum di bawah ini.

  • YHWH tidak memberi tahu kita untuk mempersembahkan Omer pada hari setelah Paskah (מִמָּחֳרַת הַפֶּסַח), namun sehari setelah Shabbath mingguan (מִמָּחֳרַת הַשַּׁבָּת).
  • Jika YHWH menginginkan persembahan Omer sehari setelah Paskah tidak masalah kapan Paskah jatuh, petunjuk-petunjuk untuk mempersembahkan Omer akan disertakan dalam instruksi [petunjuk] untuk Hari Pertama Roti Tidak Beragi. Namun, petunjuk untuk Omer tercantum secara terpisah.
  • Jika kita mengganti kata ‘Paskah’ untuk kata ‘Shabbath’ secara merata di seluruh Imamat 23: 15-16, maka kita mendapat petunjuk diri kita untuk menunggu tujuh Paskah yang penuh [menyeluruh] (yaitu, tujuh tahun yang lengkap) sebelum persembahan Pentakosta.

Penggantian Penyeragaman Yang tidak masuk akal [Bodoh]:
15 ‘Dan kamu harus menghitung untuk dirimu sendiri dari hari sesudah Paskah, dari hari itu yang kamu membawa berkas dari persembahan unjukan [omer], tujuh Paskah akan diselesai.
16 Hitunglah lima puluh hari, sampai hari setelah Paskah ketujuh; maka kamu harus mempersembahkan korban gandum yang baru kepada YHWH.'”

Ayat referensi 16 (di atas), tidak mungkin menghitung lima puluh hari sampai Paskah ketujuh.

Akhirnya, YHWH memberikan tanggal yang ditetapkan untuk setiap perayaan lainnya dalam Kitab Suci (mis., Paskah adalah pada hari ke 14 bulan pertama). Namun, YHWH tidak pernah memberikan tanggal yang ditetapkan untuk Pengayunan Berkas [Omer], maupun Pentakosta. Hal ini karena meskipun perayaan ini selalu jatuh pada hari pertama dalam minggu itu, dari tahun ke tahun, tanggal-tanggal kalender berbeda.

Ketika kita mencapai hari kelima puluh dari Penghitungan Omer (pada hari pertama dalam minggu), Bilangan 28:26 memberitahu kita untuk membawa persembahan gandum baru kepada YHWH. Ini “Perayaan Minggu” (Pentakosta) adalah hari istirahat, dan kita tidak melakukan pekerjaan yang seperti biasanya.

Bemidbar (Bilangan) 28:26
26 ’Dan pada hari buah sulung, ketika kamu membawa persembahan gandum baru kepada יהוה pada hari Perayaan Shabuoth [Shavuoth=Pantekosta], kamu memiliki persekutuan bersama yang kudus, kamu tidak boleh bekerja seperti biasanya.

Seperti Paskah, ketika kita tinggal di Tanah Israel, kita harus merayakan Pesta [Perayaan] Pentakosta di tempat yang YHWH pilih untuk menempatkan nama-Nya.

Devarim (Ulangan) 16: 9-12
9 “Hitunglah tujuh minggu bagi diri-mu sendiri, Dimulai menghitung tujuh minggu dari waktu kamu mulai penyabitan pada gandum.
10 “Dan kamu harus melakukan Perayaan Shabuoth [Pentakosta] bagi יהוה Elohim-mu, sesuai dengan persembahan sukarela dari tangan-mu, yang kamu berikan sepert יהוה Elohim-mu memberkati kamu.
11 “Dan kamu harus bersukacita dihadapan יהוה Elohim-mu, kamu dan anak laki-laki kamu dan anak peremuan kamu, dan pelayan pria kamu, dan pelayan wanita kamu, dan oran Lewi yang ada di dalam gerbang kamu, dan orang pendatang dan para yatim dan janda yang berada di tengah-tengah kamu, di tempat yang יהוה Elohim kamu pilih untuk membuat Nama-Nya berdiam.
12 “Dan kamu harus mengingat bahwa kamu adalah seorang budak di Mitsrayim [Mesir], dan kamu harus menjaga dan melakukan Perintah-Perintah ini.

Seperti yang kita lihat di bab terakhir, tempat itu adalah Yerusalem (mis., I Raja-Raja 14:21, Tawarikh 12:13). Kita juga melihat bahwa Sha’ul tidak pergi ke Yerusalem selama empat belas tahun saat dia sedang melakukan pelayaran misionarisnya (mis., Galatia 2: 1). Ini menunjukkan bahwa kita tidak diharuskan melakukan ziarah ke Yerusalem saat kita tidak tinggal di Tanah Israel. Namun, meski kita tidak tinggal di Tanah Israel, itu baik juga untuk pergi ke Yerusalem untuk perayaan-perayaan itu, seperti yang dilakukan orang-orang saleh di abad pertama.

Ma’aseh (Kisah Para Rasul) 2: 1-2
1 Dan ketika Hari Festival [Perayaan] Shabuoth [Pentakosta] telah tiba, mereka semua dengan satu pikiran dalam satu tempat.
2 Dan tiba-tiba datanglah satu suara dari shamayim, seperti suatu angin kencang yang dahsyat, dan itu memenuhi seluruh rumah dimana mereka sedang duduk.

Namun, ini memunculkan hal yang menarik jika poin yang sulit. YHWH menggenapi nubuat tentang Kalender-Nya, bukan miliknya manusia. Untuk menerima karunia Roh saat dicurahkan di Yerusalem, umat beriman harus berada di Yerusalem dimana Torah mengatakan berada di sana.

Kita telah melihat bahwa Imamat 23: 15-16 (di atas) memberitahu kita untuk memulai penghitungan Omer pada hari pertama dalam minggu yang datang setelah Paskah. Kita juga telah melihat bagaimana Pentakosta juga harus dilakukan pada hari pertama dalam minggu itu. Namun, berbeda dengan ini, Josephus dan Philo mengatakan kepada kita bahwa di abad pertama, Pengayunan Berkas dipersembahkan pada hari setelah Paskah.

Inilah kesaksian Josephus:

Perayaan Roti Tidak Beragi menggantikan Paskah dan jatuh pada tanggal 15 bulan itu dan berlanjut tujuh hari, di mana mereka memakan roti tidak beragi, pada setiap hari yang dua ekor sapi jantan dibunuh dan seekor domba jantan dan tujuh ekor domba. Sekarang anak-anak domba ini seluruhnya dibakar di samping anak kambing yang ditambahkan ke yang lainnya untuk dosa-dosa, karena ini dimaksudkan sebagai suatu perayaan bagi imam pada setiap hari ini. Tetapi pada Hari Kedua Roti Tidak Beragi, yang merupakan hari ke 16 pada bulan itu, mereka pertama kali mengambil bagian dari hasil bumi, sebelum hari itu (tanggal 16 Aviv) mereka tidak boleh menyentuhnya. Dan sementara mereka menganggap itu pantas untuk menghormati Tuhan [sic] dari mana mereka dapatkan persediaan berlimpah ini di tempat pertama, mereka mempersembahkan buah sulung dari jelai mereka.
[Antiquities of the Jews, iii, 10:5]

Inilah kesaksian Philo, yang menegaskan bahwa di abad pertama, praktik rabbi yang membawa Pengayunan Berkas [Omer] ke altar pada hari setelah Paskah.

Ada juga suatu perayaan pada hari perayaan yang berhubungan dengan Paskah Yahudi, yang menggantikan hari pertama, dan ini dinamai berkas, dari apa yang terjadi di atasnya; karena berkas itu dibawa ke mezbah sebagai buah pertama [sulung] baik itu dari negeri yangmana bangsa itu telah menerima sebagai miliknya, dan juga seluruh tanah; sehingga menjadi suatu persembahan baik itu untuk bangsa secara terpisah, dan juga yang umum bagi seluruh umat manusia; dan supaya orang-orang menyembah Tuhan yang hidup, baik untuk diri mereka sendiri maupun untuk seluruh umat manusia, karena mereka telah menerima tanah subur untuk warisan mereka; Karena di negara ini tidak ada tanah tandus, tetapi bahkan semua bagian yang tampak berbatu dan kasar dikelilingi oleh urat nadi yang sangat besar, yang oleh, karena kekayaan mereka, sangat sesuai untuk produksi makhluk hidup.
[Philo: De Specialibus Legibus 2:162]

Orang percaya [beriman] sebagian besar menerima bahwa Yeshua dipisahkan pada pertengahan minggu, berdasarkan sebagian pada Perjanjian Baru (yang akan kita bahas di bawah), dan sebagian lagi pada Daniel 9: 26-27, yang mengatakan bahwa di tengah minggu, Meshiah akan dipisahkan, membawa suatu (sementara) akhir untuk pengorbanan.

Daniel 9: 26-27
26 “Dan setelah enam puluh dua minggu Meshiah akan disingkirkan dan nihil. Dan masyarakat dari seorang pangeran datang [Titus] akan menghancurkan kota itu dan tempat qodesh/kudus. Dan berakhirnya itu dengan suatu banjir [luapan]. Dan penghancuran-penghancuran ditetapkan, dan pertarungan itu sampai berakhir.
27 “Dan ia akan mengukuhkan suatu perjanjian dengan banyak selama satu minggu. Dan didalam pertengahan minggu ia akan mengakhiri penyembelihan dan jamuan pengorbanan. Dan pada sayap kekejian-kekejian ia harus meletakkan ketandusan, bahkan sampai penyempurnaan dan yang telah ditetapkan itu dicurahkan pada orang yang meletakkan ketandusan “

(26) וְאַחֲרֵי הַשָּׁבֻעִים שִׁשִּׁים וּשְׁנַיִם יִכָּרֵת מָשִׁיחַ וְאֵין לוֹ | וְהָעִיר וְהַקֹּדֶשׁ יַשְׁחִית עַם נָגִיד הַבָּא וְקִצּוֹ בַשֶּׁטֶף וְעַד קֵץ מִלְחָמָה נֶחֱרֶצֶת שֹׁמֵמוֹת:

(27) וְהִגְבִּיר בְּרִית לָרַבִּים שָׁבוּעַ אֶחָד | וַחֲצִי הַשָּׁבוּעַ יַשְׁבִּית זֶבַח וּמִנְחָה וְעַל כְּנַף שִׁקּוּצִים מְשֹׁמֵם וְעַד כָּלָה וְנֶחֱרָצָה תִּתַּךְ עַל שֹׁמֵם:

Matius 12:40 mengatakan bahwa Yeshua akan berada di dalam kuburan selama tiga hari tiga malam.

Mattithyahu (Matius) 12: 40
40 “Karena seperti Yonah yang berada tiga hari dan tiga malam di dalam perut ikan besar itu, maka harus juga Anak Manusia itu berada tiga hari dan tiga malam di jantung bumi.

Kita tahu bahwa Yeshua dibangkitkan pada hari Shabbath, atau pada awal hari pertama minggu (ketika hari Shabbath berakhir dan hari pertama dalam minggu dimulai). Salah satunya, DIA benar-benar bangkit pada hari pertama dalam minggu itu (ketika Pengayunan Berkas itu akan dipersembahkan).

Yohanan (Yohanes) 20: 1
1 Dan pada salah satu dari shabbathoth [beberapa shabbath], Miryam dan Magdala tiba di kuburan itu pagi hari, ketika hari masih redup, dan melihat bahwa batu itu telah dipindahkan dari kuburan itu.

Tujuhbelas ayat kemudian, Yeshua mengatakan pada Miryam untuk tidak boleh menjamah DIA, karena DIA masih harus naik ke Bapa-Nya. Ini adalah penggenapan bagaimana Mengayunkan Berkas itu harus diayunkan ke hadapan YHWH pada hari pertama dalam minggu itu.

Yohanan (Yohanes) 20: 17
17 ישוע berkata kepada dia, “Janganlah memegang pada AKU, karena AKU belum naik kepada Bapa-KU. Tetapi pergilah kepada saudara-saudara-KU dan katakan kepada mereka, ‘AKU naik kepada Bapa-KU dan Bapa kamu, dan kepada Elohim-KU dan Elohim kamu’.”

Semua ini sangat sesuai dengan Kalender Torah, yang menyebutkan bahwa Meshiah dipisahkan di tengah minggu itu, diangkat tiga hari tiga malam kemudian (baik pada hari Shabbath, atau pada akhir dari Shabbath, sebagai hari pertama dari minggu dimulai), dan kemudian naik ke Bapa-Nya pada hari pertama dalam minggu itu sebagai penggenapan prophetik dari Buah Sulung Jelai-Gandum (Omer).

1
2
3
4
5
6
7
Pass.
1ULB
2ULB
3ULB
Omer
5ULB
6ULB
7ULB
5 Om
6 Om
7 Om
8 Om
9 Om
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
49
Pent.

Pass. = Paskah di tengah-tengah minggu itu.
3RTB = Yeshua dibangkitkan pada hari ketiga (atau pada akhir)
Omer = Yeshua naik sebagai Pengayunan Berkas.
Pent. = Pentakosta (selalu hari pertama dalam minggu itu)

Yeshua dibangkitkan bukan hanya ‘pada hari ketiga’, namun DIA dibangkitkan pada hari ketiga Roti Tidak Beragi [RTB]

Catatan ini sangat sesuai dengan Kalender Torah sehingga kita dapat dengan mudah melanjutkan tanpa komentar lebih lanjut, kecuali kenyataan bahwa Josephus, Philo, dan Talmud semua memberi tahu kita bahwa pada abad pertama, para rabbi tidak mengikuti metode Kalender Torah baik untuk Pengayunan Berkas maupun untuk Pentakosta. Sebaliknya, mereka menggunakan metode rabbinic untuk menentukan penghitungan Omer, yang mana Pengayunan Berkas telah dipersembahkan pada hari setelah Paskah, yang akan menempatkan Pentakosta pada hari kelima dalam minggu itu. Inilah bagaimana peristiwa-peristiwa ini yang terjadi pada Kalender Rabbinical:

1
2
3
4
5
6
7
Pass.
1 Omer
2ULB
3ULB
4ULB
5ULB
6ULB
7ULB
8 Om.
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
49
R.Pent.
Sab.
True
 

Pass. = Paskah
1 Omer = Persembahan Pengayunan Berkas Rabbinic
3 RTB = Yeshua dibangkitkan pada hari ketiga (atau pada akhir)
4 RTB = Yeshua dibebaskan dihadapan YHWH
R.Pent. = Pentakosta Rabbinic
Yang Benar = Pantekosta pada Kalender Torah

Perhatikan bagaimana kebangkitan dan kenaikan Yeshua menyamakan yang tidak ada prophetic [nubuat] pada Kalender Rabbinic.

Tujuan kita bukan untuk menentukan apa yang mungkin telah terjadi pada abad pertama, melainkan untuk menetapkan apa yang Torah katakan kepada kita untuk dilakukan hari ini. Meskipun begitu, tampaknya masuk akal yang dari pencurahan Roh pada Pentakosta Rabbinic/Pharisi, YHWH sangat mungkin mencurahkannya pada Pentakosta yang sebenarnya, pada hari pertama dalam minggu itu. Skenario ini masuk akal ketika seorang menganggap bahwa hanya akan ada satu hari di antara Pentakosta rabbinic dan Shabbath yang akan datang. Dari pada menuju rumah tepat setelah Pentakosta rabbinic telah berakhir (dan kemudian harus berhenti bepergian sehari kemudian, untuk beristirahat pada hari Shabbath), itu akan lebih masuk akal bagi para peziarah untuk tinggal di Yerusalem sampai setelah Shabbath, dan kemudian pergi ke pelayanan pagi hari di Bait Suci sebelum menuju ke rumah [pulang], pada hari pertama dalam minggu itu. Hal ini sangat mungkin ketika YHWH mencurahkan Roh-Nya, dan lagi hal ini dicatat hanya sebagai hari ketika Pentakosta ‘sepenuhnya’ datang, mungkin karena para murid tidak menganggap Pentakosta Rabbinic sebagai Pentakosta sejati. Skenario ini juga masuk akal ketika seseorang menganggap bahwa orang Saduki [Para Ahli Torah] adalah sekte besar di abad pertama kali, dan Kayafas Imam Besar juga seorang Saduki (dengan pengikut besar).

Ma’aseh (Kisah Para Rasul) 5: 17
17 Tetapi kohen ha’gadol [imam besar] itu bangkit, dan semua mereka yang bersama dia, yang adalah secte orang Sadduki, dan mereka dipenuhi dengan kedengkian,

Sementara Kayafas harus menegakkan Kalender Rabbinic sebagai Imam Besar, orang-orang Saduki percaya bahwa Pengayunan Berkas dan Pentakosta hanya diamati dengan benar pada hari pertama dalam minggu itu. Oleh karena itu mungkin banyak orang Saduki ada di Bait Suci pada pagi hari pertama itu, karena hari Pentakosta mereka.

Selain banyak orang Saduki abad pertama, mungkin juga ada sejumlah besar orang Farisi yang saleh yang tinggal di Yerusalem, yang telah datang dari seluruh Yudea, dan semua bangsa di bumi. Ini kemungkinan besar juga itu akan terjadi di Bait Suci untuk pelayanan pagi hari dengan tetap [teratur] pada hari pertama dalam minggu setelah Pentakosta Rabbinic / Pharisaic.

Ma’aseh (Kisah Para Rasul) 2: 5-6
5 Sekarang di Yerushalayim ada tempat tinggal orang-orang Yahudi, orang yang berdedikasi [berpendapat keras tugas/tujuan tertentu] dari setiap bangsa di bawah kolong shamayim.
6 Dan ketika bunyi suara itu datang, orang banyak datang bersama-sama, dan dibingungkan, sebab setiap orang mendengar mereka berbicara dalam bahasa mereka sendiri.

Sekali lagi, tujuan dari penelitian ini adalah bukan untuk secara mendalam menentukan secara detail apa yang terjadi pada abad pertama, tetapi hanya untuk menunjukkan apa yang diperintahkan oleh Torah, sehingga kita dapat memegang [melakukan] Kalender Torah dengan benar pada zaman sekarang, tidak peduli bagaimana leluhur kita (apakah orang Yahudi atau Ephraim) yang memeliharanya itu.

Mari kita pertimbangkan beberapa dari banyaknya kesejajaran antara Pentakosta yang terjadi di padang gurun Sinai, dan Pentakosta di Kisah Para Rasul Bab 2. Menurut tradisi, lima puluh hari setelah Israel melintasi Laut Reed (Merah), YHWH memberi Israel Torah. Sejalan dengan itu, lima puluh hari setelah kebangkitan Yeshua, YHWH mencurahkan karunia Ruah ha’Qodesh.

Pada hari Pentakosta di Sinai, Sepuluh Perintah ditulis di atas dua lempengan batu. Pada hari Pentakosta di Kisah Para Rasul Bab Dua, YHWH menulis Torah-Nya di atas lempengan batu hati kita, oleh Roh-Nya.

Ketika Sepuluh Perintah diberikan di Gunung Sinai, tiga ribu [3000] orang dibunuh (Keluaran 32:28). Saat Ruah ha’Qodesh dicurahkan dalam Kisah Para Rasul Bab Dua, sekitar tiga ribu orang menerima keselamatan.

Ma’aseh (Kisah Para Rasul) 2: 41
41 Kemudian mereka, sesungguhnya, yang dengan senang hati menerima perkataan-nya, dicelupkan [dibabtis]. Dan pada hari itu kurang lebih tiga ribu jiwa ditambahkan kepada mereka.

Sementara Paskah melambangkan penebusan kita dari perbudakan fisik di Mesir, Pentakosta melambangkan penebusan rohani dan pembaharuan kita di dalam Yeshua.
Ada banyak ayat yang mengatakan bahwa Yeshua adalah Buah Sulung. I Korintus 15:20 mengatakan bahwa Yeshua adalah Buah Sulung dari semua orang yang telah meninggal.

Qorin’tiyim Aleph (1 Korintus) 15: 20
20 Tetapi sekarang Mashiah telah dibangkitkan dari kematian, dan telah menjadi buah-sulung dari mereka yang telah tertidur [mati]

Yeshua adalah anak sulung Miriyam (Maria).

Mattithyahu (Matius) 1: 24-25
24 Dan Yoseph, terbangun dari tidur-nya, melakukan seperti yang diperintahkan utusan יהוה kepada dia dan mengambil istri-nya,
25 tetapi tidak bersetubuh dengan dia sampai dia melahirkan Putra-nya, kelahiran yang pertama. Dan dia menyebut Nama-Nya ישוע.

Yeshua juga merupakan anak sulung dari YHWH sang Bapa.

Ibrim (Ibrani) 1: 6
6 Dan ketika DIA kembali membawa Anak Sulung ke dunia, DIA berkata: “Biarlah semua utusan יהוה melakukan penghormatan kepada DIA.”

Yeshua juga orang pertama yang dibangkitkan dari kematian.

Hitgalut/Hazon (Wahyu) 1: 5
5 dan dari ישוע ha’Mashiah, saksi yang dapat dipercaya, anak sulung dari antara orang mati, dan penguasa atas raja-raja di bumi. Kepada DIA yang mengasihi kita dan membersihkan kita dari dosa-dosa kita didalam darah-Nya sendiri.

Sebagai anak sulung dari kematian, Yeshua juga merupakan anak sulung dari banyak saudara.

Romiyim (Roma) 8: 29
29 Sebab mereka yang DIA kenal sebelumnya, DIA juga mentahbiskan sebelumnya untuk menjadi serupa mirip dengan Putra-Nya, yang DIA menjadi anak sulung diantara banyak saudara-saudara.

Kitab Suci juga mengatakan kepada kita bahwa Yeshua adalah buah sulung dari orang-orang yang akan dibangkitkan untuk hidup yang kekal.

Qorin’tiyim Aleph (1 Korintus) 15: 20-23
20 Tetapi sekarang Mashiah telah dibangkitkan dari kematian, dan telah menjadi buah-sulung dari mereka yang telah tertidur [mati]
21 Sebab karena kematian itu melalui seorang manusia, kebangkitan dari kematian itu juga melalui seorang Manusia.
22 Karena seperti semua orang mati didalam Adam, demikian juga semua orang akan dibuat hidup didalam Mashiah.
23 Dan masing-masing sesuai urutannya sendiri: Meshiah sebagai Buah Sulung, kemudian mereka yang adalah milik Mashiah pada waktu kedatangan-Nya,

Tentunya Yeshua adalah Buah Sulung dari semuanya hal ini dalam Kalender Torah Bapa-Nya.

If these works have been a help to you and your walk with our Messiah, Yeshua, please consider donating. Give