Chapter 9:

Hari Trompet [Yom Teruah]

This post is also available in: English Español Deutsch

Kita melihat sebelumnya bagaimana Kepala Tahun itu harus dinyatakan ketika seiris sabit pertama bulan baru secara fisik terlihat dari Tanah Israel, setelah jelai di Tanah Israel telah menjadi Aviv.

Pernyataan Kepala Tahun menetapkan waktu dari semua Perayaan-Perayaan Musim Semi, termasuk Paskah, Hari Raya Roti Tidak Beragi, Pengayunan Berkas dan bahkan Pentakosta. Semua tanggal-tanggal perayaan ini dapat ditentukan segera setelah Kepala Tahun diketahui. Namun, sampai sekerat sabit pertama bulan baru bulan ketujuh telah secara fisik terlihat tanggal-tanggal Perayaan Musim Gugur tidak dapat diketahui, karena YHWH pada akhirnya mengendalikan cuaca.

Hari Bulan Baru pada bulan ketujuh disebut ‘Yom Teruah’ (יוֹם תְּרוּעָה). Ini sering diterjemahkan sebagai ‘Hari Terompet’, meskipun sebenarnya lebih banyak diterjemahkan seperti ‘Hari Peniupan,’ atau ‘Hari Sorak-Sorai.’ Strong’s Concordance memberi tahu kita bahwa kata ‘Teruah’ (תְּרוּעָה) merujuk pada sebuah aklamasi sukacita, terutama terompet, dan juga sebagai seruan pertempuran, atau alarm.

PL: 8643 teruw`ah (ter-oo-aw ’); dari PL: 7321; suara gemuruh, yaitu aklamasi [suara bulat] sukacita atau teriakan perang; terutama terompet terompet, sebagai alarem:

Ketika kita lihat referensi ke PL: 7321, kita temukan bahwa idenya adalah salah satu dari ‘membelah telinga’ dengan suara, terutama dengan teriakan sukacita atau alarm.

¶ PL: 7321 ruwa` (roo-ah ’); akar primitif; untuk merusak (terutama dengan melanggar); secara kiasan, untuk memisahkan telinga (dengan suara), yaitu berteriak (untuk alarm atau kegembiraan):

Dalam terang ini, mari kita bahas Bilangan 10: 8-9, yang memberitahu kita bahwa setiap kali Israel pergi berperang, para imam akan meniup terompet perak (חֲצֹצְרוֹת), membunyikan alarm sehingga YHWH akan mengingat Israel, dan menyelamatkan-nya dari musuh-musuh-nya.

Bemidbar (Bilangan) 10: 8-9
8 ‘’Dan anak-anak laki Aharon, para imam itu, meniup dengan tropmpet. Dan itu akan menjadi bagi kamu untuk suatu Hukum [Peraturan] selama-lamanya melalui generasi-generasi-mu.
9 ‘’Dan ketika kamu pergi masuk dalam pertempuran di dalam negeri kamu melawan musuh-musuh yang menekan [membuat sengsara] kamu, maka kamu harus meniup dengan trompet-trompet, dan kamu akan diingat dihadapan יהוה Elohim kamu, dan kamu akan diselamatkan dari musuh-musuh kamu.

(8) וּבְנֵי אַהֲרֹן הַכֹּהֲנִים יִתְקְעוּ בַּחֲצֹצְרוֹת | וְהָיוּ לָכֶם לְחֻקַּת עוֹלָם לְדֹרֹתֵיכֶם:

(9) וְכִי תָבֹאוּ מִלְחָמָה בְּאַרְצְכֶם עַל הַצַּר הַצֹּרֵר אֶתְכֶם וַהֲרֵעֹתֶם בַּחֲצֹצְרוֹת | וֲנִזְכַּרְתֶּם לִפְנֵי יְהוָה אֱלֹהֵיכֶם וְנוֹשַׁעְתֶּם מֵאֹיְבֵיכֶם:

Israel juga diperintahkan untuk meniup trompet perak dalam penetapan [perjanjian] perayaan-perayaan mereka, di awal bulan-bulan mereka, pada pengorbanan-pengorbanan dari persembahan perdamaian mereka dan di ‘hari bahagia’ mereka. Para sarjana berbeda mengenai apakah ‘hari bahagia’ ini adalah rujukan pada Hari Raya Pondok Daun [Tabernakel], Shabbath, atau hari-hari lainnya.

Bemidbar (Bilangan) 10: 10
10 ‘’Dan pada hari kegembiraan kamu, dan pada Waktu-Waktu [Perayaan] Penetapan [Janji pertemuan] kamu, dan pada permulaan dari bulan-bulan kamu, kamu harus meniup trompet pada korban bakaran kamu dan pada korban perdamaian. Dan itu akan menjadi suatu peringatan bagi kamu dihadapan Elohim kamu. AKU adalah יהוה Elohim kamu.’’
(10) וּבְיוֹם שִׂמְחַתְכֶם וּבְמוֹעֲדֵיכֶם וּבְרָאשֵׁי חָדְשֵׁיכֶם וּתְקַעְתֶּם בַּחֲצֹצְרֹת עַל עֹלֹתֵיכֶם וְעַל זִבְחֵי שַׁלְמֵיכֶם | וְהָיוּ לָכֶם לְזִכָּרוֹן לִפְנֵי אֱלֹהֵיכֶם אֲנִי יְהוָה אֱלֹהֵיכֶם

Tetapi jika kita diperintahkan untuk meniup trompet perak di awal setiap bulan kita, lalu apa yang membuat Yom Teruah berbeda dari hari bulan baru lainnya? Satu hal yang membedakannya adalah bagaimana Israel tidak seharusnya bekerja pada hari itu, tetapi diperintahkan untuk memiliki hari istirahat terpisah [kudus].

Bemidbar (Bilangan) 29: 1
1 ‘Dan pada bulan ketujuh, pada tanggal pertama [1] bulan itu, kamu memiliki suatu pertemuan bersama yang qodesh [kudus]. Kamu jangan melakukan pekerjaan seperti biasanya, itu adalah hari peniupan trompet bagi kamu.
 (1) וּבַחֹדֶשׁ הַשְּׁבִיעִי בְּאֶחָד לַחֹדֶשׁ מִקְרָא קֹדֶשׁ יִהְיֶה לָכֶם כָּל מְלֶאכֶת עֲבֹדָה לֹא תַעֲשׂוּ | יוֹם תְּרוּעָה יִהְיֶה לָכֶם:

Dalam lima ayat berikutnya, YHWH menentukan persembahan kita untuk membawa kepada DIA pada hari ini.

Bemidbar (Bilangan 29: 2-6)
2 saudara harus mempersembahkan korban bakaran sebagai aroma yang manis bagi YHWH: seekor lembu jantan muda, seekor domba jantan, dan tujuh ekor anak domba pada tahun pertama mereka, tanpa cacat.
3 Persembahan biji-bijian mereka akan menjadi tepung yang dicampur dengan minyak: tiga persepuluh efa untuk lembu jantan, dua persepuluh untuk domba jantan itu,
4 dan sepersepuluh dari setiap tujuh anak domba,
5 juga seekor kambing jantan sebagai korban penghapus dosa, untuk membuat pendamaian bagi kamu; selain korban bakaran dengan korban sajiannya untuk Bulan Baru, korban bakaran biasa dengan korban sajiannya, dan korban curahannya, menurut peraturan mereka, sebagai aroma yang manis, korban yang dipersembahkan oleh api kepada YHWH.

Beberapa orang mempersamakan korban YHWH dengan barbecue di luar ruangan, dan barbecue selalu berbau harum ke hidung manusia. Namun, karena YHWH adalah Roh, mungkinkah alasannya DIA mengatakan hal-hal ini adalah ‘aroma manis’ adalah bahwa itu menyenangkan DIA setiap kali kita dengan rela menyerahkan apa yang kita inginkan, untuk mengikuti firman-Nya?

Imamat 23 menegaskan bahwa kita harus mengamati Yom Teruah sebagai suatu peringatan terpisah untuk meniup, dan untuk mempersembahkan kepada DIA suatu korban api-apian.

Wayyiqra (Imamat) 23: 23-25
23 Dan יהוה, berbicara kepada Mosheh, mengatakan,
24 ‘’Berbicaralah kepada umat Yisra’el, katakan, ‘Pada bulan ketujuh, pada hari pertama pada bulan itu, kamu memiliki istirahat, suatu peringatan peniupan trompet, suatu pertemuan kudus bersama.
25 ‘Kamu jangan melakukan pekerjaan seperti budak, dan kamu harus membawa persembahan bakaran kepada
(23) וַיְדַבֵּר יְהוָה אֶל מֹשֶׁה לֵּאמֹר:

(24) דַּבֵּר אֶל בְּנֵי יִשְׂרָאֵל לֵאמֹר | בַּחֹדֶשׁ הַשְּׁבִיעִי בְּאֶחָד לַחֹדֶשׁ יִהְיֶה לָכֶם שַׁבָּתוֹן זִכְרוֹן תְּרוּעָה מִקְרָא קֹדֶשׁ:

(25) כָּל מְלֶאכֶת עֲבֹדָה לֹא תַעֲשׂוּ | וְהִקְרַבְתֶּם אִשֶּׁה לַיהוָה

Tetapi apakah makna yang lebih dalam dari Yom Teruah? Yom Teruah kadang-kadang disebut ‘pesta dimana tidak seorang pun tahu hari atau jamnya’ karena, seperti Kepala Tahun, kita tidak dapat mengetahui sebelumnya hari atau jam yang akan dimulai. Sebaliknya, kita harus menunggu sampai YHWH menunjukkan kepada kita sekerat sabit pertama dari bulan baru-Nya.

Seperti yang akan kita lihat dalam bab-bab berikutnya, Yeshua mungkin dikandung selama Festival Hanukkah, dan kemungkinan lahir pada hari pertama musim gugur Pesta Pondok Daun. Kita telah melihat bahwa DIA dihukum mati dalam menggenapi Paskah, dan bahwa DIA juga menggenapi Hari-hari Roti Tidak Beragi, Omer, dan Pentakosta. Dengan ragam [cara] yang sama, banyak para sarjana percaya Yeshua akan kembali dalam menggenapi Hari Trompet [Yom Teruah], karena sama seperti tidak ada orang yang tahu hari atau jam dari Hari Trompet sebelum sekerat sabit pertama bulan baru secara fisik terlihat, Yeshua memberitahu kita bahwa tidak seorang pun yang mengetahui hari atau jam di mana DIA secara fisik akan kembali, juga.

Mattithyahu (Matius) 24: 29-32
29 “Dan segera sesudah hari-hari penderitaan itu matahari akan menjadi gelap, dan bulan tidak akan memberi cahayanya, dan bintang-bintang akan berjatuhan dari shamayim [langit], dan kekuasaan dari shamayim akan digoncangkan.
30 “Dan kemudian tanda Anak Manusia itu akan muncul di shamayim [langit] dan kemudian semua suku-suku di bumi akan berkabung, dan mereka akan melihat Anak Manusia itu datang di awan-awan shamayim dengan kekuasaan dan banyak penghargaan.
31 “Dan DIA akan mengirim utusan-utusan-Nya dengan suara trompet yang hebat, mereka akan berkumpul bersama orang-orang pilihan-Nya dari empat mata angin, dari satu ujung shamayim [langit] ke yang lainnya.
32 “Dan pelajaran perumpamaan ini dari pohon ara: Ketika cabangnya telah menjadi lunak dan mengeluarkan daun, kamu tahu bahwa itu hampir musim panas.

Dalam Perumpamaan Pohon Ara, Yeshua tampaknya memberi tahu kita bahwa kita dapat mengetahui musim keseluruhan dari kedatangan-Nya terlebih dahulu, namun kita tidak dapat mengetahui waktunya yang tepat. Ini adalah cara yang sama seperti yang kita ketahui ketika Festifal [Perayaan] Musim Gugur akan datang, tetapi kita masih harus menunggu YHWH untuk menunjukkan kepada kita sekerat sabit bulan baru.

Mattithyahu (Matius) 24: 36-44
36 “Tetapi tentang hari dan jam itu tidak ada seorangpun yang mengetahui, baik juga para utusan di shamayim, tetapi haya Bapa-KU saja.
37 “Dan seperti hari-hari Noah, demikian juga kedatangan Anak Manusia itu akan terjadi.
38 “Karena seperti mereka saat hari-hari itu sebelum banjir besar, makan-makan, minum-minum, kawin mengawinkan dan memberikan hadiah di pernikahan, hingga hari Noah itu masuk kedalam bahtera itu,
39 dan mereka tidak mengetahui hingga banjir besar itu datang dan mengangkat mereka semuanya, demikian juga kedatangan Anak Manusia itu akan terjadi.
40 “Lalu akan ada dua orang di ladang, yang satu akan diambil dan yang satunya ditinggal.
41 “Dua orang akan berada pada penggilingan di pabrik, satu diangkat dan yang satu ditinggalkan.
42 “Oleh karena itu perhatikanlah, karena kamu tidak mengetahui jam berapa Guru Agung kamu itu datang.
43 “Dan ketahuilah ini, bahwa jika tuan rumah telah mengetahui jam berapa pencuri itu akan datang, dia akan telah memperhatikan dan tidak mengijinkan [membiarkan] masuk ke rumah-nya dihancurkan.
44 “Sebab hal ini, berjaga-jagalah juga, karean Anak Manusia itu datang pada sewaktu-waktu dimana kamu tidak mengharapkan DIA.

Kita harus mengetahui waktu umumnya ketika Anak Manusia akan muncul, namun kita tidak dapat mengetahui jam yang tepat dari pemunculan-Nya sampai DIA benar-benar tiba. Karena itu, kita harus waspada, menunggu, dan mengamati.

Mattithyahu (Matius) 25: 1-13
1 “Maka pemerintahan shamayim disamakan dengan sepuluh anak gadis yang membawa pelita-pelita [lampu] mereka dan pergi keluar untuk menjumpai mempelai pria.
2 “Dan lima dari mereka adalah bijaksana, dan lima lainnya bodoh.
3 “Mereka yang bodoh, telah membawa pelita-pelita mereka, tidak membawa minyak bersama mereka,
4 tetapi yang bijaksana membawa minyak di dalam bejana mereka bersama pelita-pelita mereka.
5 “Sekarang ketika mempelai pria mengambil waktu [tertunda], mereka semua terlelap dan tertidur.
6 “Dan di tengah malam hari suatu teriakan terdengar, ‘Lihatlah, mempelai pria itu datang, pergilah keluar untuk menjumpai dia!’
7 “Kemudian semua mereka anak-anak gadis bangunan merapikan pelita-pelita mereka.
8 “Dan yang bodoh berkata kepada yang bijaksana, ‘Berikanlah kami minyak kamu, sebab pelita kami hampir mati.’
9 “Tetapi yang bijaksana menjawab, mengatakan, ‘Tidak, sesungguhnya, tidak akan cukup untuk kita dan kamu. Malahan, pergi kepada mereka yang menjual, dan membeli untuk mereka sendiri.’
10 “Dan ketika mereka pergi untuk membeli, mempelai pria itu datang, dan mereka yang sudah siap pergi bersama dia ke pesta pernikahan, dan pintu ditutup.
11 “Dan kemudian anak-anak gadis lainnya juga datang, mengatakan, ‘Tuan, Tuan, bukalah pintu bagi kita!’
12 “Tetapi dia menjawab, berkata, ‘Sungguh, Aku katakan kepada kamu, Aku tidak mengenal kamu.’
13 “Oleh karena itu perhatikanlah, sebab kamu tidak tahu hari maupun jam yang mana Anak Manusia itu akan datang,

Yudaisme mengajarkan bahwa sepuluh hari yang dimulai dengan Yom Teruah dan berakhir dengan Yom Kippur (Hari Penebusan) disebut ‘Sepuluh Hari dari Perasaan Kagum.’ Pelayanan terakhir pada Yom Kippur disebut ‘Neilah’, yang berarti, secara harfiah, ‘terkunci ‘, konsepnya adalah bahwa YHWH mengunci pintu surga terhadap kita pada waktu itu, jika kita belum bertobat dan masuk ke dalam kerajaan-Nya.

Qorin’tiyim Aleph (1 Korintus) 15: 50-52
50 Dan ini aku katakan, saudara-saudara, bahwa kedagingan dan darah itu tidak dapat untuk mewarisi kerajaan Elohim, begitu juga kebusukan tidak mewarisi yang tidak dapat busuk.
51 Lihatlah, Aku berbicara suatu yang rahasia kepada kamu: Kita tidak semuanya akan mati [tertidur dalam kubur], tetapi kita semua akan diubahkan,
52 dalam seketika, dalam sekejap mata, pada waktu nafiri/sangkakala terakhir. Karena sangkakala itu akan dibunyikan, dan orang mati akan dibangkitkan untuk kekekalan, dan kita akan diubahkan.

Karena Korintus pertama mengatakan kepada kita bahwa kita akan diubah pada terompet [sangkakala] terakhir, banyak para sarjana percaya bahwa bagian ini mengartikan bahwa Yeshua akan kembali pada Yom Teruah.

Ada juga banyak bagian dalam Kitab Wahyu yang berbicara dengan bunyi trompet [sangkakala].

Hitgalut/Hazon (Wahyu) 1: 10
10 Aku datang dalam Roh pada Hari יהוה, dan aku mendengar di belakang-ku suatu suara keras, seperti trompet,

Dan

Hitgalut/Hazon (Wahyu) 4: 1
1 Sesudah ini aku memandang dan melihat sebuah pintu yang telah dibukakan di dalam shamayim [langit]. Dan suara pertama yang aku dengar adalah seperti trompet berbicara dengan aku, mengatakan, “Datanglah kemari dan AKU akan menunjukkan kamu apa yang harus terjadi setelah ini.”

Dan

Hitgalut/Hazon (Kitab Wahyu) 8: 2
2 Dan aku melihat tujuh utusan yang berdiri dihadapan Elohim, dan kepada mereka diberikan tujuh trompet [sangkakala].

Dan

Hitgalut/Hazon (Kitab Wahyu) 8: 6-13
6 Dan ketujuh utusan itu yang memegang tujuh trompet [sangkakala] itu mempersiapkan mereka sendiri untuk membunyikan.
7 Dan utusan yang pertama membunyikannya, maka datanglah hujan es batu dan api bercampur dengan darah, dan mereka membuangnya ke atas bumi. Dan sepertiga dari semua pohon terbakar, dan semua rumput hijau terbakar.
8 Dan utusan yang kedua membunyikannya, dan sepertinya itu ada, suatu gunung besar terbakar dengan api yang dilemparkan kedalam lautan, dan sepertiga lautan itu menjadi darah,
9 dan sepertiga mahluk yang hidup di dalam lautan itu mati, dan sepertiga dari kapal-kapal itu dihancurkan.
10 Dan utusan yang ketiga membunyikannya, dan sebuah bintang besar jatuh dari shamayim terbakar seperti obor, dan jatuh ke sepertiga dari sungai-sungai dan mata air,
11 dan nama dari bintang itu disebut Wormwood. Dan sepertiga dari air itu menjadi wormwood, dan banyak manusia yang mati karena air itu, sebab mereka dibuatnya pahit.
12 Dan utusan yang keempat membunyikannya, dan sepertiga dari matahari terhantam, dan sepertiga dari bulan, dan sepertiga dari bintang-bintang, sehingga sepertiga darinya menjadi gelap. Dan sepertiga dari hari itu tidak ada siang, maupun juga malam.
13 Dan aku terlihat, dan aku terdengar seekor burung rajawali terbang di tengah-shamayim [surga], berteriak dengan suara nyaring, ‘’Cilakalah, Cilakalah, Cilakalah bagi mereka yang tinggal diatas bumi, sebab ledakan tersisa trompet [sangkakala] dari utusan ketiga yang akan terdengar!

Dan

Hitgalut/Hazon (Wahyu) 9: 1
1 Dan utusan kelima membunyikan [meniup trompet/sangkakala], dan aku melihat sebuah bintang dari shamayim [surga] yang telah jatuh ke bumi. Dan kunci di lubang yang dalam itu diberikan kepadanya.

Dan

Hitgalut/Hazon (Wahyu) 9: 13-14
13 Dan utusan keenam membunyikan [meniup trompet/sangkakala], dan aku mendengar suara dari empat tanduk altar emas yang ada dihadapan Elohim,
14 katakanlah kepada utusan [malaikat] keenam yang memiliki trompet [sangkakala] itu, “Lepaskan empat utusan itu yang terikat di sungai besar Perath.”

Dan akhirnya utusan ketujuh membunyikan terompet-nya, dan kerajaan-kerajaan dunia menjadi milik-Nya.

Hitgalut/Hazon (Wahyu) 11: 15
15 Dan utusan ketujuh membunyikannya: dan ada datang suara-suara yang nyaring di shamayim [langit], mengatakan, “Pemerintahan dunia ini telah menjadi kerajaan Sang Guru Agung kita dan Mashiah-Nya, dan DIA akan memerintah selama-lamanya!”

Perhatikan bagaimana trompet [sangkakala] dikaitkan dengan tema penghakiman, dan penebusan akhir, dan bagaimana ini konsisten [selaras] dengan tema keseluruhan dari Perayaan Musim Gugur.

Meskipun ada lebih banyak referensi untuk terompet di dalam Kitab Suci, itu bukan tujuan kita untuk merinci semuanya di sini. Ada juga banyak kebiasaan dan ritual [upacara] rabbinik yang terkait dengan Yom Teruah, tetapi karena banyak dari mereka yang bertentangan dengan Kitab Suci, atau menambah pada Kitab Suci, bukan tujuan kita untuk merinci hal-hal itu juga. Namun, karena beberapa ritual rabbinik ini telah dicatat dalam Kitab Suci, kita akan membahasnya sedikit.

Seperti yang kita lihat sebelumnya, YHWH memberitahu kita bahwa Kepala Tahun (Rosh HaShanah) ada di musim semi.

Shemoth (Keluaran) 12: 1-2
1 Dan יהוה berbicara kepada Mosheh dan kepada Aharon di tanah Mitsrayim (Mesir), berkata,
2 “Bulan ini adalah permulaan dari bulan-bulan bagi kamu, itu adalah awal bulan (bulan pertama) dari tahun bagi kamu.

Bertentangan dengan ini, para rabbi merayakan Rosh Hashanah (Kepala Tahun) di Yom Teruah; dan mereka merayakannya selama dua hari, bukan hanya satu. Evolusi [perkembangan] dari keputusan mereka itu rumit, dan bukan tujuan kita untuk memerinci di sini. Namun, tradisi ini mungkin sudah ada pada akhir Pembuangan Babylonia, sebagaimana dibuktikan oleh fakta bahwa imam Ezra mengadakan pertemuan terpisah pada dua hari pertama bulan ketujuh, bukan hanya pada yang pertama.
Nehemia 8: 2-3 menunjukkan kepada kita bagaimana imam Ezra memimpin suatu pertemuan yang terpisah pada hari pertama bulan ketujuh (Yom Teruah, tetapi rabbinik itu Rosh Hashanah).

Nehemyah (Nehemia) 8: 2-3
2 Dan Ezra kohen [imam] itu membawa Torah dihadapan jemaah baik itu para pria maupun para wanita dan semua yang dapat mendengar dengan pengertian, pada hari pertama bulan ketujuh [Yom Teruah].
3 Dan dia membacakannya itu di ruang terbuka yang ada di depan Gerbang Air dari pagi hingga siang hari, dihadapan para pria dan para wanita dan mereka yang dapat mengerti. Dan telinga semua orang ada mendengar pada Buku Torah itu.

Nehemia 8:13 menunjukkan kepada kita bagaimana Ezra memimpin hari tambahan pertemuan terpisah pada hari kedua bulan ketujuh.

Nehemyah (Nehemia) 8: 13
13 Dan pada hari kedua para kepala leluhur seluruh umat, dengan para imam dan orang Lewi, berkumpul kepada Ezra ahli kitab itu, untuk mempelajari perkataan-perkataan Torah.

Ada banyak kebiasaan lainnya rabbinik di sekitar Yom Teruah yang tidak akan kami coba jelajahi di sini.

If these works have been a help to you and your walk with our Messiah, Yeshua, please consider donating. Give